Suara.com - Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, beberapa hari lalu sempat mencuri perhatian publik usai menawarkan bantuan kepada vokalis band Sukatani, Novi Citra Indriyati alias Twister Angel.
Kali ini, bupati termuda di Jawa Tengah tersebut mendeklarasikan janji bahwa ia tidak akan mengambil gaji selama menjabat hingga 2029 mendatang.
"Saya tidak akan lupa bahwa saya berkomitmen dalam lima tahun ke depan tidak akan mengambil gaji saya sebagai Bupati Kabupaten Purbalingga," tutur Fahmi, dikutip dari @lambe_turah pada Jumat (28/2/2025).
Fahmi berjanji akan menyalurkan gaji-gajinya setiap bulan ke masyarakat Purbalingga yang lebih membutuhkan.
"InsyaAllah gaji saya akan sumbangkan kepada masyarakat Purbalingga yang membutuhkan. Setiap bulan ada seremoninya, gaji saya bulan ini disumbangkan ke mana," pungkasnya.
Berapa gaji bupati?
Gaji bupati diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59 Tahun 2000 tentang Hak Keuangan/Administratif Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah/dan Bekas Kepala Daerah/Bekas Wakil Kepala Daerah serta Janda/Dudanya.
Disebutkan bahwa gaji pokok pejabat setingkat bupati sebesar Rp2,1 juta per bulan. Nilai ini terbilang kecil bila dibanding gaji pokok PNS golongan II yang jadi bawahan di struktur birokrasi pemda.
Selain gaji pokok, bupati juga mendapat tunjangan dengan jumlah di atas gaji pokoknya. Mulai dari tunjangan jabatan sebesar Rp3,78 juta per bulan, tunjangan beras, anak, istri, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Dipecat Usai Kritik Polisi, Vokalis Sukatani Dapat Dukungan Menteri HAM
Selain dua hal itu, bupati juga mendapat biaya penunjang operasional bulanan. Besarannya disesuaikan dengan Pendapatan Asli Daerah atau PAD. Tetapi rerata di atas Rp100 juta.
Namun, biaya operasional tersebut merupakan alokasi dari APBD yang memang difungsikan sebagai kegiatan operasional bupati.
Berdasarkan APBD 2025, PAD Purbalingga ditargetkan Rp384,84 miliar. Bila target tersebut tercapai maka biaya operasional yang diterima Fahmi paling rendah Rp600 juta dan paling tinggi 0,15 persen dari PAD.
Berita Terkait
-
Beda Dari yang Lain, Eno NTRL Kritik Pertamax Oplosan Lewat Drum Cover Lagu Sukatani Bayar Bayar Bayar
-
Ibu Pertiwi Alergi Seni: Tangan Dibredel, Mulut Dibungkam, Wajah Ditelanjangi
-
Rina Nose Nyanyikan Lagu 'Bangun Orang Waras' Bareng Band Methosa, Publik: Ini Bakal Diintimidasi Juga?
-
Melly Goeslaw Doakan Pemecatan Vokalis Band Sukatani Sebagai Guru: Pasti Banyak yang Menerima
-
Kapolri Ingin Jadikan Band Sukatani Sebagai Duta Polri Usai Kena Kritik dengan Kode 1312
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian