Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyoroti pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tentang kasus korupsi Pertamina yang masih diselidiki Kejaksaan Agung. Menurutnya, Ahok seharusnya mengambil tindakan sejak dulu saat masih menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina.
Sebelumnya, Ahok mengaku bersedia membantu mengungkap kasus korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina dengan memberikan data yang dimilikinya. Namun, ia mengajukan syarat agar sidang kasus tersebut digelar terbuka.
Hotman Paris menilai Ahok sebagai mantan Komut seharusnya bisa bertindak lebih awal. Menurutnya, Ahok memiliki wewenang untuk menonaktifkan sementara direktur utama jika mencurigai adanya pelanggaran dalam tata kelola perusahaan.
"Seorang komisaris utama berwenang mendiskors direksi untuk sementara sebelum dibawa ke RUPS. Kalau memang tahu ada indikasi pelanggaran, kenapa dulu tidak bertindak?" ujar Hotman Paris dikutip dari Suara.com, Senin (3/3/2025).
Hotman Paris menegaskan bahwa Ahok seharusnya melakukan pemeriksaan terhadap indikasi pelanggaran besar, termasuk dugaan permainan dalam pencampuran bensin di Pertamina saat dirinya masih menjabat.
"Komisaris berhak melakukan pemeriksaan jika ada indikasi pelanggaran. Apalagi kalau itu menyangkut mega permainan campur bensin di Pertamina. Tapi yang terjadi?" ucapnya.
Hotman Paris menyoroti sikap Ahok yang memilih mengundurkan diri sebagai Komut PT Pertamina pada 2024 tanpa mengungkapkan adanya masalah besar di perusahaan tersebut.
"Saat mengundurkan diri, tidak ada keluhan apa pun. Kalau memang takut, berarti pengecut. Tapi dia malah langsung pindah mendukung 03, hanya saja nasibnya sial," katanya lagi.
Menurutnya, kini Ahok justru banyak berkomentar terkait kasus korupsi Pertamina, seolah-olah dirinya tidak terlibat dan merupakan sosok yang bersih. "Sekarang kau cuap-cuap seolah kau manusia suci. Tapi saat mundur, kau tetap mengambil uang bonus miliaran dan gaji komisaris tanpa ada satu pun keluhan," kritik Hotman Paris.
Ia pun menyarankan agar Ahok lebih baik diam daripada bersikap seolah-olah seorang pahlawan setelah kasus ini mencuat.
"Sekarang malah koar-koar seolah pahlawan. Mendingan kau diam. Saya juga mengutuk korupsi ini, tapi kalau ada yang bilang 'dulu kalau aku pasti beres', itu hanya omong kosong. Kewenangan komisaris utama bisa menonaktifkan direksi, jadi gak usah cuap-cuap sekarang," tandasnya.
Perseteruan Hotman dengan Ahok menarik disimak. Lebih-lebih keduanya dikenal memiliki kekayaan yang fantastis. Lantas, siapa yang lebih kaya antara Ahok dan Hotman?
Berdasarkan laporan LHKPN, total harta kekayaan Ahok mengalami fluktuasi dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2019, Ahok tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 50,1 miliar, yang kemudian meningkat menjadi Rp 59,3 miliar pada tahun 2020.
Namun, pada tahun 2021, jumlah tersebut turun sekitar Rp 21 miliar, sehingga total kekayaannya menjadi Rp 38,5 miliar. Kemudian, pada tahun 2022, kekayaannya kembali naik menjadi Rp 53,6 miliar.
Menurut laporan terbaru di laman e-LHKPN, total harta kekayaan Ahok per 26 Maret 2024 tercatat sebesar Rp 63,3 miliar. Laporan ini disampaikan saat Ahok masih menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.
Ahok memiliki berbagai aset bernilai tinggi yang tercatat dalam laporan LHKPN, di antaranya:
Tanah dan Bangunan: Total nilai aset properti Ahok mencapai Rp50,8 miliar. Properti ini tersebar di berbagai lokasi, termasuk Belitung Timur, Kota Bekasi, dan Kota Depok. Salah satu aset terbesar adalah tanah dan bangunan seluas 505 m2/1785 m2 di Kota Bekasi senilai Rp20,9 miliar.
Ahok memiliki harta bergerak senilai Rp1,05 miliar. Kemudian, investasi dalam bentuk surat berharga dengan total nilai Rp14,4 miliar. Kas dan Setara Kas mencapai Rp5,3 miliar.
Selain itu, Ahok juga memiliki aset lain senilai Rp2,9 miliar. Namun, ia juga memiliki beban hutang sebesar Rp11,3 miliar.
Hotman Paris dikenal sebagai pengacara terkaya di Indonesia dengan gaya hidup mewah. Selain dari profesinya sebagai pengacara, sumber penghasilannya juga berasal dari berbagai bisnis yang ia jalankan.
Bayaran Hotman sebagai pengacara pun disebut-sebut mencapai angka fantastis. Beberapa sumber menyebutkan, honor yang ia terima dari satu kasus bisa mencapai miliaran rupiah. Namun, jumlah kekayaan totalnya masih belum bisa dipastikan secara pasti.
Meski begitu, ada yang memperkirakan kekayaan Hotman Paris menembus angka Rp 4,5 triliun. Prediksi tersebut dinilai masuk akal mengingat kliennya kerap berasal dari kalangan selebritas, politikus, hingga pengusaha ternama.
1. Pengacara
Sebagai pengacara dengan bayaran termahal, Hotman Paris menangani berbagai kasus besar dan memiliki jaringan luas di kalangan pejabat serta selebriti. Popularitasnya sebagai pengacara papan atas turut menjadi faktor yang membuat tarif jasanya selangit.
2. Bisnis
Selain sebagai pengacara, sumber kekayaan Hotman Paris juga berasal dari bisnis properti. Ia memiliki sejumlah properti seperti ruko, villa, dan hotel di berbagai lokasi strategis di Indonesia. Bisnis ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu tokoh sukses di Tanah Air.
Selain itu, Hotman Paris juga memiliki sejumlah bisnis tempat hiburan.
Berita Terkait
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Manuver Putra Mahkota 'Raja Minyak' Lolos Jerat Korupsi Pertamina
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
-
Syifa Hadju Izin ke Ibu Pakai Baju Terbuka di Bali: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
Makna di Balik Lagu Sederhana Sheila On 7: Validasi Cerita di Luar Sana Tentang Keseharian Personel
-
Rieta Amilia Jadi Juri Lagi di Chef Expo 2026, Ungkap Penilaian dari Rasa hingga Kecepatan
-
Bikin Film 'Napi: Pesan dari Dalam', Erick Estrada Boyong Penghuni Lapas jadi Aktor
-
WU The Series Akhirnya Tayang, Intip Sinopsis dan Deretan Bintangnya
-
Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya
-
Sheila on 7 Ngerap Lagi! Intip 3 Fakta Menarik dari Lagu Terbaru Sederhana
-
The Command: Saat Nyawa Prajurit Dikorbankan Demi Ego Politik, Malam Ini di Trans TV