Suara.com - Kasus tindak asusila terhadap Laura Meizani yang membuat Vadel Badjideh ditahan sempat berdampak ke kondisi psikis sang ibu, Titin.
Sejak Vadel Badjideh ditahan, Titin berulang kali mengalami masalah kesehatan sampai tak punya waktu membesuk putranya.
"Belum sanggup lah dia. Kemarin dateng sekali kan nggak sanggup, jadi ya udah biarin," jelas ayah Vadel Badjideh, Umar di Mapolres Metro Jakarta Selatan 4 Maret lalu.
Kini, Titin Badjideh sudah cukup sehat untuk datang membesuk Vadel. Sudah terlalu lama juga mereka terpisah.
"Ya gimana ya, memang nggak bisa dipisahkan. Vadel kan anak bungsu," jelas Titin Badjideh usai menemui Vadel, Selasa (11/3/2025).
Vadel memang jadi salah satu anak di keluarga Badjideh yang dekat dengan Titin sebagai putra bungsu.
"Ya karena dia bungsu, jadi lebih deket," kata Titin Badjideh.
Pertemuan Vadel dan Titin Badjideh bahkan diwarnai tangis. Sang dancer tak kuasa membendung kerinduan ke ibunya.
"Iya, tadi pas ketemu saya memang dia nangis. Ya saya kangen, dia juga kangen," kisah Titin Badjideh.
Baca Juga: Nikita Mirzani Ditahan, Yolo Ine: Kok Bisa Dipenjara?
Namun, Titin Badjideh tidak mengajarkan dendam ke Vadel. Ia meminta putranya untuk ikhlas menghadapi proses hukum atas laporan Nikita Mirzani.
"Ya sekarang ikhlas sama-sama aja," tutur Titin Badjideh.
Titin Badjideh sendiri pun juga menerapkan prinsip serupa dalam menghadapi kenyataan Vadel masuk bui gara-gara Nikita Mirzani.
"Ya harus diikhlasin aja sih. Ikhlas, sabar, dijalanin saja," aku Titin Badjideh.
Titin Badjideh bahkan sampai berusaha keras menahan tangis di depan Vadel, supaya mental putranya tetap kuat selama menjalani masa tahanan.
"Nah, ya seperti itu. Gitu saja sih," ucap Titin Badjideh.
Vadel Badjideh mulai ditahan setelah jadi tersangka tindak asusila terhadap Laura Meizani pada 13 Februari lalu.
"Dari hasil gelar perkara, menetapkan saudara Vadel Alfajar Badjideh sebagai tersangka. Penyidik juga memberitahu saya, bahwa terhadap saudara Vadel dilakukan penahanan," jelas kuasa hukum Vadel Badjideh, Razman Arif Nasution saat itu.
Vadel Badjideh melalui keluarganya sempat mengajukan permohonan penangguhan penahanan, karena tak tega melihat putra bungsu mereka menjalankan ibadah puasa di penjara.
Namun, penyidik malah memperpanjang masa penahanan Vadel Badjideh dari 20 hari ke 60 hari. Pelaku tindak asusila terhadap anak di bawah umur tidak bisa ditangguhkan penahanannya.
"Penangguhan penahanan dalam kasus anak di bawah umur itu tidak ada, atau tidak bisa diwujudkan," papar Plh. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi.
Ditambah lagi, Vadel Badjideh dikenakan Pasal 76 D juncto Pasal 81 ayat (1) UU Perlindungan Anak atas sangkaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, yang ancaman penjaranya sampai 15 tahun.
Kasus tindak asusila terhadap Laura Meizani sendiri dilaporkan Nikita Mirzani ke Polres Metro Jakarta Selatan pada September 2024 lalu.
Penahanan Vadel Badjideh sempat disambut tangis bahagia Nikita Mirzani, yang merasa usahanya memperjuangkan keadilan bagi Laura Meizani terbayar tuntas.
"Apa yang saya bicarakan selalu fakta, tetapi memang selalu tertunda oleh waktu. Sekarang, bisa kalian saksikan sendiri perjuangan saya untuk membela anak saya, Laura. Walaupun saya dicaci, saya dimaki, karena enggak becus mengurus anak, tapi sudah dibuktikan bahwa apa yang saya bilang semua benar," kata Nikita Mirzani di balik derai air matanya.
Berita Terkait
-
Soroti Bahasa Tubuh Nikita Mirzani saat Ditahan, Pakar Ekspresi: Dia Ketakutan
-
Pecahnya Tangis Vadel Badjideh Saat Dibesuk Sang Ibu di Penjara
-
Ditahan Atas Dugaan Pemerasan, Beredar Rekaman Suara Reza Gladys Sebut Mail Syahputra Tolak Transferan
-
Belajar dari Kasus Nikita Mirzani, Saipul Jamil: Godaan Uang Membawa Maut
-
Jebloskan Nikita Mirzani ke Penjara Reza Gladys Sempat Disebut Cocok Gabung Gen Halilintar
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun