Lita Gading menjelaskan apa yang membedakan seorang karyawan dan pemimpin.
Karyawan memang memiliki jatah untuk menikmati cuti bersama, lain halnya dengan pemimpin.
Seorang pemimpin diharapkan ada di tempat, dalam hal ini Indramayu, ketika cuti bersama dilaksanakan.
"Kalau karyawan, emang ada masanya cuti bersama. Itu ada masanya. Itu bagi karyawan," ucap Lita Gading.
"Tolong digarisbawahi. Untuk seorang pemimpin, justru saat Hari Raya, waktu-waktu yang istimewa ya, seorang pemimpin itu harus ada di tempat," lanjutnya.
Ada alasan krusial di balik pendapat bahwa seorang pemimpin seharusnya tidak meninggalkan wilayah yang dipimpin ketika hari raya.
Satu di antaranya berkaitan dengan agenda Open House, yang identik digelar ketika libur Hari Raya dan Cuti Bersama.
"Dia (pemimpin) harus Open House untuk masyarakat setempat," ujar Lita Gading.
Bila Open House ditiadakan, kemudian apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin?
Baca Juga: Hari Ini Dipanggil, Bima Arya Ungkap Pasal Larangan ke Luar Negeri: Lucky Hakim Terancam Nonjob?
Psikolog Lita Gading memberikan saran yang begitu menarik, mengenai terjun langsung dan silraturahmi ke rumah rakyat.
"Kalau tidak Open House, dia yang harus datang dan menyalami kepada masyarakat," katanya kemudian.
Pandangan Lita Gading tersebut tidak serta merta disambut dengan respons yang sama.
Ada yang turut mempertanyakan balik, ada pula yang mendukung dan setia membela Lucky Hakim.
Sementara itu, sebuah komentar mengenai profesi Lucky Hakim yang dulunya seorang artis ditemukan Suara.com.
"Lupa kali Dok. Sekarang beliau sudah jadi bupati, ingetnya seorang artis aja," ujar salah satu warganet.
Komentar tersebut kemudian memunculkan pertanyaan baru di benak Lita Gading.
Psikolog tersebut dibuat bertanya-tanya apakah kampanye Lucky Hakim dilakukan dengan sungguh-sungguh atau sekadar akting.
"Nggak profesional dong? Kok bisa terpilih? Jangan-jangan akting ya saat kampanye," sindir Lita Gading kemudian.
Tag
Berita Terkait
-
Liburan ke Jepang Tanpa Izin Padahal Berstatus Pejabat, Lucky Hakim Disemprot Psikolog
-
Sindiran Kang Dedi Mulyadi ke Lucky Hakim Dikritik : Mending Tegur Langsung Daripada Update
-
Berapa Gaji Lucky Hakim? Pamer Momen Kerja Bupati usai Terciduk Pelesir ke Jepang
-
Sindiran Menohok Dedi Mulyadi Buat Lucky Hakim: Bahagiakan Anak Tak Perlu ke Jepang!
-
Selain Lucky Hakim, Istri Wali Kota Bekasi Juga Jadi Korban Amukan Dedi Mulyadi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok
-
Canting Londo Kitchen Gelar Road to Intimate Concert Bersama Sandhy Sandoro di Solo
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?