Suara.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias Kang Dedi Mulyadi belakangan ini menjadi sorotan di sosial media, usai dirinya menegur Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
Dalam akun sosial media tiktok milik Kang Dedi Mulyadi @dedimulyadiofficial pihaknya memposting potret Lucky Hakim yang tengah berlibur bersama keluarganya ke Jepang.
Berniat ingin menegur dan memberi efek jera, Kang Dedi Mulyadi sengaja memposting potret Lucky Hakim dan mengucapkan selamat berlibur.
“Selamat Berlibur Pak Lucky Hakim, Nanti kalau ke Jepang lagi, Bilang Dulu Yah….,” tulis Kang Dedi Mulyadi dalam caption di akunnya.
Dalam pesan tersiratnya itu, Dedi bermaksud mengingatkan Lucky Hakim agar sebaiknya izin terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri.
Postingan tersebut sontak mengundang beragam komentar dari warganet.
Namun ada netizen yang mengkritik bahwa seharusnya Dedi menegur yang bersangkutan secara langsung dan tidak melalui sosial media.
“mending tegur langsung pa daripada segala d update,” komentar akun @intan.fuji.
“hallo pak dedy gubernur Indramayu masih banyak jalan yg rusak lucky hakim belum ada efek apapun untuk Indramayu,” tulis @PLAT E.
Baca Juga: Selain Lucky Hakim, Istri Wali Kota Bekasi Juga Jadi Korban Amukan Dedi Mulyadi
“lucky Hakim kali ini belum LUCKY ,” sahut @Warung Saluyu.
Postingan soal Lucky Hakim berlibur ke Jepang bersama keluarganya ini sontak menjadi sorotan publik.
Dedi yang diserang berbagai macam komentar dari netizen pun akhirnya melakukan klarifikasi.
Dedi mengatakan bahwa pihaknya tidak melarang siapapun baik itu pejabat publik sekalipun untuk berlibur bersama keluarganya.
Karena momen bersama keluarga memang tidak bisa diulang lagi, mengingat anak-anak akan terus tumbuh dan berkembang.
Dedi juga mengakui bahwa dirinya tidak melarang siapapun pergi ke luar negeri, karena semuanya memiliki hak yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara