"Bagus. Kalo dia mau membahas (bonus demografi) itu, bagus. Kontennya.. kan dia berusaha. Tidak akan seprofesional kalian (konten kreator)," bela Deddy Corbuzier lagi.
Deddy Corbuzier membenarkan bahwa konten yang dibuat Wapres Gibran Rakabuming Raka memang kurang.
Namun pria yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan (Stafsus Menhan) Bidang Komunikasi Sosial dan Publik tersebut meminta masyarakat maklum.
"Gini, secara konten gua harus mengatakan, kurang. Karena menurut gue karena dia tidak terbiasa membuat konten seperti itu," jelas Deddy Corbuzier.
"Sama.. mungkin, kalo membuat konten seperti itu, harusnya ada langkah lanjut. Tapi dia membuat konten itu sendiri menurut gua tidak salah dan bagus," imbuhnya.
Sedangkan Ferry Irwandi menyoroti isi dari video Bonus Demografi yang diunggah Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Sebagai Wapres, Gibran diminta Ferry Irwandi memberitahukan langkah pemerintah menghadapi Bonus Demografi, bukan hanya menjelaskan.
"Harusnya bukan ngedidik. Itu biar jadi tugas kita ngejelasin bonus demografi apa," protes Ferry Irwandi.
"Tugas dia adalah, ini loh kita udah ada program-program ini, karena kita tau urgensi ini, jadi tolong lakuin ini, nanti kita bantu ini," sambungnya.
Baca Juga: Usai Desakan Ganti Wapres Gibran Mencuat, PPAD Mendadak Kumpul di Istana: Ada Apa?
Deddy Corbuzier lagi-lagi berusaha membela. "Mungkin itu baru opening?" tanyanya.
Sayangnya konten Wapres Gibran berikutnya ialah mengenai Piala Dunia U-17, bukan penjelasan tentang program pemerintah menghadapi bonus demografi.
Dalam podcast tersebut, Ferry Irwandi juga membahas dampak perang tarif antara Tiongkok dan Amerika Serikat terhadap Indonesia.
Ferry Irwandi berpendapat bahwa Tiongkok akan lebih tahan menghadapi perang tarif ketimbang Amerika.
Salah satunya karena Tiongkok berkembang sangat pesat dengan kontrol atas media sosial yang memungkinkan pemerintah menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi.
Kepada Deddy Corbuzier, Ferry Irwandi menjelaskan pula soal keputusannya meninggalkan Twitter atau X.
Efek doxing dan penguntitan yang dialaminya menjadi satu dari sekian alasan Ferry Irwandi tak ingin lagi berpendapat di X meski banyak mendapat desakan untuk kembali.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Disorot Kamera, Gibran Terlibat Obrolan Serius dengan Pimpinan Parlemen Jelang Kedatangan Modi
-
Prabowo-Gibran Bersiap Sambut Narendra Modi di Gedung Parlemen
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
-
Respons Isu Aliran Dana BEM UBK, Gerindra Tepis Upaya Pecah Belah Hubungan Prabowo Gibran
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah
-
Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru