Suara.com - Annisa Nurul Shanty Kusuma Wardhani atau yang biasa disapa Shanty sempat menghilang dari panggung hiburan Tanah Air.
Sekitar 12 tahun lalu, Shanty memutuskan pindah ke Hong Kong untuk mencoba merintis karier sebagai penyanyi di sana.
"Saya tetap sempat ngeluarin tuh (single), namanya Love Is Dejavu. Itu rekaman di Hong Kong," ungkap Shanty dalam sebuah wawancara di kawasan Senayan, Jakarta belum lama ini.
Namun, rencana Shanty mengembangkan karier bermusik di Hong Kong tidak sesuai ekspektasi.
Yang ada, Shanty malah dihadapkan pada diskriminasi terhadap penyanyi berkulit gelap seperti dirinya selama menetap di sana.
"Di Hong Kong, dengan warna kulit cokelat ini, kita kayak dikasih box, bahwa market-nya cuma di sini," keluh Shanty dalam sebuah podcast beberapa waktu lalu.
Tahun-tahun yang sebelumnya diharapkan bakal jadi momen penuh kejayaan bagi Shanty malah berbuah penyesalan besar.
Sebagian jiwa Shanty terasa seperti menghilang selama menetap di Hong Kong, karena keinginannya berkarya di sana tidak diterima dengan baik.
"12 tahun itu hampa banget. Aku merasa kehilangan identitas," beber Shanty.
Baca Juga: Pernah Dibayar Rp50 Ribu, Inul Daratista Ungkap Perjuangannya di Awal Karier Sebagai Pedangdut
Shanty dan musik adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan sampai kapan pun.
Musik jadi wadah Shanty untuk mengekspresikan apa pun, termasuk ketika dihadapkan pada masa-masa sulit dalam hidup.
"Pada saat saya sedih, bahagia, lost dan nggak tahu mau ngapain, penyelamat saya cuma dua, Tuhan dan musik," jelas Shanty.
Shanty sampai dibuat berkaca-kaca setiap mengenang momen dirinya menghadapi masa-masa suram kariernya sebagai pemusik di Hong Kong.
"Itu yang bikin saya, suka bikin berkaca-kaca," aku Shanty.
Kini, Shanty mendapat kesempatan lagi untuk bersinar di panggung musik Tanah Air lewat lagu Dahulu.
Berita Terkait
-
Aktif Beraktivitas di Usia 64 Tahun, Dewi Yull Bahas Tentang Parenting Hingga Job Bernyanyi
-
Bawakan Lagu Hits Versi Koplo, Dudy Oris Sukses Meriahkan Acara Ultah NR Herbal Care
-
Cerita Comeback Shanty ke Panggung Musik yang Penuh Keajaiban
-
Kata Ariyo Wahab Soal Ribut-Ribut Royalti Performing Rights
-
Etenia Croft Ajak Anak-Anak Mengejar Impian Lewat Lagu Gapai Bintang
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack