Suara.com - Belakangan ini, jagat maya dihebohkan dengan perbincangan seputar komika Fito Ditapradja. Namanya mendadak viral dan menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Namun, tak berselang lama setelah viral, akun media sosial milik Fito justru menghilang tanpa penjelasan yang jelas.
Siapa Fito Ditapradja?
Fito Ditapradja adalah seorang komika yang cukup dikenal di kalangan penggemar stand-up comedy Indonesia. Ia aktif mengisi berbagai acara stand-up, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Gaya humornya yang tajam dan kadang menyentil isu sosial membuatnya memiliki basis penggemar tersendiri.
Namun, kali ini bukan lawakan Fito yang membuat namanya viral, melainkan komentarnya yang dianggap menyinggung budaya dan tokoh lokal.
Lalu, sebenarnya apa yang terjadi? Yuk, cari tahu kronologi komika Fito Ditapradja viral hingga akun medsos miliknya hilang.
Kronologi Komika Fito Ditapradja Viral
Nama Fito Ditapradja mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial sejak awal Mei 2025. Komika yang dikenal lewat berbagai penampilannya di panggung stand-up comedy itu tiba-tiba viral usai melontarkan pernyataan kontroversial yang melibatkan tokoh publik asal Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Tak lama setelah keviralan tersebut, akun media sosial Fito raib secara misterius.
Awal Mula Kontroversi: Menyebut "Mulyono Sunda"
Kontroversi bermula dari unggahan video Fito Ditapradja yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Fito menyebut Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta sekaligus tokoh Sunda terkemuka, dengan sebutan “Mulyono Sunda”. Istilah ini langsung memicu protes dari berbagai kalangan, khususnya masyarakat Sunda yang merasa istilah tersebut merendahkan identitas budaya mereka.
Istilah "Mulyono Sunda" dianggap memelesetkan nama dan asal-usul Dedi Mulyadi. Warganet pun ramai-ramai mengkritik pernyataan Fito dan menyebutnya tidak sensitif terhadap isu budaya dan identitas etnis.
Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Tanggapi Soal Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB Buntut Meme Prabowo-Jokowi
Reaksi Publik dan Warganet
Setelah video itu beredar, media sosial langsung dibanjiri komentar yang mengecam pernyataan Fito. Banyak yang menyayangkan ucapan seorang publik figur yang seharusnya bisa menjaga etika, apalagi menyangkut budaya lokal.
Tagar seperti #FitoDitapradja, #MulyonoSunda, dan #RespectBudayaLokal sempat trending di Twitter dan Instagram. Beberapa tokoh masyarakat dan influencer pun turut angkat bicara, meminta Fito untuk memberikan klarifikasi secara terbuka.
Akun Medsos Hilang Secara Misterius
Di tengah memuncaknya kontroversi, para pengikut Fito menyadari bahwa akun Instagram dan Twitter miliknya sudah tidak dapat diakses. Tidak ada pernyataan resmi mengenai alasan penghapusan atau penonaktifan akun tersebut.
Hal ini menambah misteri dan membuat netizen berspekulasi. Ada yang menduga Fito sengaja menonaktifkan akun untuk menghindari hujatan, ada pula yang beranggapan bahwa akun tersebut dilaporkan massal dan akhirnya ditangguhkan oleh platform media sosial. Beberapa warganet bahkan menyebut bahwa ini adalah “konsekuensi digital” atas ucapan yang tidak bertanggung jawab.
Kronologi Komika Fito Ditapradja viral hingga akun medsos hilang memberikan pelajaran penting bagi siapa pun, terutama bagi mereka yang aktif di dunia digital. Di era keterbukaan informasi, setiap pernyataan yang dilontarkan ke publik akan dengan cepat menyebar dan memicu reaksi.
Kasus ini membuktikan bahwa media sosial adalah pedang bermata dua. Satu sisi bisa mengangkat popularitas, namun di sisi lain bisa menjatuhkan reputasi dalam sekejap jika digunakan tanpa pertimbangan etis.
Kini, publik masih menanti apakah Fito Ditapradja akan muncul kembali dan memberikan klarifikasi. Namun yang pasti, kronologi Komika Fito Ditapradja viral hingga akun medsos hilang telah menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kekuatan digital bisa membentuk dan menghancurkan citra seseorang dalam waktu yang sangat singkat.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Podcaster Michael Sinaga Dipanggil Polda Metro Jaya Terkait Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
-
Pengamat: daripada Kaesang, Mending Jokowi Sekalian Ketua Umum PSI
-
Roy Suryo Bisa Terima Hasil Uji Lab Forensik Ijazah Jokowi Tapi dengan Syarat, Apa Itu?
-
Ragu Konsep Super Tbk, Analis Curiga e-Votting Pemilihan Ketum PSI: Bisa Diatur Kemauan Elite?
-
Didoakan Gantikan Kaesang jadi Ketum, Jokowi Disebut Masih Punya Hasrat, PSI Butuh Efek Elektoral
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
3 Perbedaan Mencolok Ending 5 Centimeters per Second Animasi vs Live Action 2026
-
Dapat Info Mau Dijebak, Awkarin Langsung Tes Narkoba ke RS: I'm Clean!
-
Akhirnya Tayang, The Strangers 3 Resmi Jadi Penutup Trilogi yang Mencekam
-
Bintangi Series Tiba-Tiba Brondong, Tatjana Saphira Kepincut Fadi Alaydrus
-
Brandon Salim Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Resmi Sandang Status Ayah
-
6 Koleksi Mobil Jejouw yang Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Mohan Hazian
-
8 Rekomendasi Film Terbaik Tayang di Netflix Februari 2026
-
Devano Curhat Pilu Film Caper Tak Laku di Bioskop, Totalitas Tak Terbalas
-
Hadiah Ultah Pernikahan Terindah, Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Kehamilan
-
Miris! Penampilan Drumband 'Solehot' di Sekolah Islam di Demak Curi Perhatian Publik, Netizen Geram