Suara.com - Lembaga Pendidikan musik Purwa Caraka Musik Studio (PCMS) mendapat kesempatan emas dengan memperoleh kepercayaan sebagai pemegang lisensi tunggal Sanremo Junior di Indonesia untuk lima tahun ke depan.
Dengan ini, PCMS menjadi satu-satunya lembaga resmi yang berhak memilih dan membina talenta muda Indonesia untuk berkompetisi di ajang Sanremo Junior di Italia.
Sanremo Junior adalah kompetisi menyanyi bergengsi untuk penyanyi solo muda berusia 6 hingga 15 tahun yang diadakan di Sanremo, Itali
Kepercayaan ini tentu saja diberikan bukan tanpa alasan. Sebagai bukti, PCMS dengan sejumlah murid berbakatnya telah mengikuti dan beberapa kali memenangkan ajang Saremo.
Yang terbaru adalah Carissa Angel Indyra Putri, siswi PCMS yang meraih prestasi membanggakan di Sanremo Junior 2025.
Carissa Angel Indyra Putri berhasil meraih Juara 1 kategori A3 dan Orchestra Award "Alice Artemis Vigano" di World Final Sanremo Junior 2025.
Ini menjadi bukti nyata dari komitmen dan kerja keras PCMS untuk mendidik talenta berbakat di dunia tarik suara.
"Merupakan kehormatan besar bagi Purwa Caraka Music Studio untuk dipercaya mewakili Sanremo Junior di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus membina generasi muda berbakat Indonesia dan membuka lebih banyak pintu menuju kancah internasional," ujar Aditya Purwa Putra, COO Purwa Caraka Music Studio.
Dengan prestasi ini, PCMS optimistis bahwa suara Indonesia akan semakin bergema di dunia dan terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Baca Juga: Soundsfest 2025 Dihelat di Jakarta Pekan Depan, Hadirkan 68 Penampil dari Lintas Genre Musik
Carissa Angel Indyra Putri di Sanremo Junior 2025 bukanlah pencapaian pertama bagi PCMS.
Sebelumnya, Jane Callista, juga siswi PCMS, telah menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga gelar juara sekaligus di Sanremo Junior 2022 yaitu Juara 1, World Grand Prix Winner, dan Alice Artemis Vigano Award.
Lyodra Ginting yang merupakan Juara Indonesian Idol 2020 juga alumni PCMS.
Lyodra pernah berkompetisi i Sanremo Junior 2017 dengan memenangkan kategori A3 dan penghargaan khusus "Prix Of Sanremo Junior Committee".
Keberhasilan para siswa PCMS di Sanremo Junior menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki banyak talenta muda yang berpotensi di bidang musik.
PCMS berperan penting dalam mengasah bakat-bakat tersebut dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk bersinar di panggung internasional.
Berita Terkait
-
Soundsfest 2025 Dihelat di Jakarta Pekan Depan, Hadirkan 68 Penampil dari Lintas Genre Musik
-
Susul Nonfiksi, Album Sentimentil Juicy Luicy Raih 1 Miliar Streaming di Spotify
-
Cakra Khan dan Balawan Gebrak Java Jazz 2025: Tribut untuk The Beatles yang Spektakuler
-
Temanggung Sepekan 2025 Bersiap Digelar, Hadirkan Kunto Aji Hingga Idgitaf
-
Pemanasan Jelang The 48th Jazz Goes to Campus, Lomba Sihir Manggung di FISIP UI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Di Pesantren saat Longsor, Santri Ini Harus Terima Kenyataan Pilu Seluruh Keluarga Meninggal
-
Terungkap! Alasan Kim Hye Yoon Bintangi Drakor No Tail To Tell
-
Di Depan Istri, Sahrul Gunawan Sebut Intan Nuraini Mantan Terindah
-
Padahal Tak Mau Punya Anak, Meyden Kini Hamil 3 Bulan
-
Viral Ibu Pemilik Warung Menangis dan Sungkem ke Gus Miftah, Tuai Pro Kontra
-
Dituduh Ahmad Dhani Cari Muka, Maia Estianty Singgung tentang Manusia yang Sibuk Terlihat Baik
-
Kritik Loker di Komdigi, Konten Kreator Abil Sudarman Diterpa Serangan Siber
-
Hanya Hari Ini! Tiket Film Horor Alas Roban Diskon Buy 1 Get 1 Free di M.Tix
-
Betrand Peto Jelaskan Pilihannya Tinggal Bersama Ruben Onsu: Demi Keadilan untuk Ayah
-
Denada Dianggap Menjual Tangis di Acara DMD, Seruan Boikot Menggema