Suara.com - Penghargaan Syahrini sebagai "Outstanding Achievement in Entertainment, Influence & Global Cultural Impact" di Cannes Film Festival 2025 masih menjadi sorotan publik.
Syahrini mendapatkan penghargaan tersebut dari UNESCO melalui platform Listen to Her Parole.
Penghargaan yang diterima istri Reino Barack itu memang terdapat logo UNESCO. Namun, tertulis nama Guila Clara Kesseous - Artist for Peace di bagian bawahnya.
Tulisan itu lantas membuat publik bertanya-tanya mantan rekan duet Anang Hermansyah tersebut benar-benar mendapatkan penghargaan dari UNESCO atau hanya mengklaim penghargaan orang lain.
Menurut akun threads @hertianigustine, Syahrini diduga mendapatkan penghargaan tersebut bukan dari UNESCO melainkan Guila Clara Kesseous yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai seniman perdamaian dari UNESCO.
Sebab, Syahrini dan Reino Barack sempat foto di backdrop bertuliskan "Listen to Her Parole" setelah menerima penghargaan tersebut.
Pada backdrop tersebut terdapat pula logo UNESCO dengan tulis kecil nama Guila Clara Kesseous - Artist for Peace.
"Yang saya nggak paham, kenapa di backdrop yang ada di ruangan Gala Dinner Listen to Her Parole itu ada nama UNESCO. Tapi, kalau kita zoom in fotonya, di bawahnya tulisan UNESCO ada lagi tulisan lain: Guila Clara Kesseous - Artist for Peace," kata akun threads @hertianigustine dilansir dari akun X @teh_L, Senin 19 Mei 2025.
Karena itu, akun tersebut menduga acara Listen to Her Parole memberikan penghargaan kepada Syahrini ini sebenarnya didukung oleh Guila, bukan dari UNESCO secara langsung.
Baca Juga: Pulang Kerja dari DPR, Verrell Bramasta Pilih Jadi Sopir Pribadi Fuji
"Mungkinkah, maksudnya adalah program Listen to Her Parole ini didukung oleh Guila, seniman yang menerima endorsement UNESCO dan bukan oleh UNESCO sendiri?" lanjutnya.
Begitu pula dugaan akun X @teh_L soal penghargaan yang diterima Syahrini saat hadiri Cannes Film Festival 2025.
"Award ini mungkin diadakan oleh Parole Paris dan Guila Clara, disponsori Princess Charlene of Monaco Foundation," ujarnya.
Sebelumnya, Guila Clara Kesseous adalah seorang seniman dan akademisi hak asasi manusia Prancis yang dinominasikan sebagai Seniman Perdamaian oleh UNESCO.
Penghargaan tersebut diberikan kepadanya atas dedikasinya dalam bidang seni dan hak asasi manusia serta Knight of Arts & Letters oleh Kementerian Kebudayaan Prancis melalui karyanya tentang pengaruh budaya Prancis di luar negeri.
Guila Clara juga pernah membuat serangkaian film pendek yang dipresentasikan di Festival Cannes berjudul "Private Conversation" dan "Glassy Reality".
Berita Terkait
-
Kehadiran Syahrini di Cannes Dianalisa, Ada yang Mencibir: Intinya Sering Belanja Hermes
-
Profil dan Kontroversi Dewi Soekarno, Janda Presiden Soekarno Curi Perhatian di Cannes 2025
-
Profil Elvira Devinamira, Aktris Indonesia Pertama yang Dapat Nominasi Best Actrees di Cannes 2025
-
Buntut Beri Penghargaan ke Syahrini, Netizen Temukan Kejanggalan di Akun IG Parole Paris
-
Beda Ekspresi Angelina Jolie Sebelum dan Sesudah Diajak Foto Syahrini
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
Terkini
-
Sinopsis Love Between Lines, Dracin Terbaru Tayang Januari 2026 di iQIYI
-
Meninggal di Tempat Pijat, Ayah Venna Melinda Ternyata Punya Riwayat Sakit Jantung
-
5 Kronologi Kasus Richard Lee vs Doktif, Saling Lapor Berujung Tersangka
-
Sukses di Box Office, The Housemaid Resmi Garap Sekuel Berjudul The Housemaids Secret
-
Mosul Malam Ini di Trans TV: Potret Brutal dan Otentik Perjuangan Tim SWAT Irak Melawan ISIS
-
Tubuh Mendadak Kaku, Kronologi Lengkap Meninggalnya Ayah Venna Melinda di Tempat Pijat
-
Sempat Merasa Tertekan, Wavi Zihan dan Angga Yunanda Curhat Sulitnya Main Film Horor Komedi
-
The Ambush (Al Kameen): Ketegangan Brutal di Lembah Yaman, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Number One: Saat Masakan Ibu Jadi Hitung Mundur Kematian
-
Sinopsis Film Sebelum Dijemput Nenek, Cerita Mitos Berbalut Komedi