"Tagar #JusticeForArgo kini terus digaungkan. Bukan hanya untuk mengenang sosok Argo, tapi juga sebagai seruan agar hukum berdiri adil di negeri ini tak hanya untuk yang punya kuasa dan harta, tapi juga untuk mereka yang cuma punya harapan," ungkapnya.
Dalam unggahannya, Rieke tidak hanya mendesak aparat penegak hukum untuk bersikap tegas, tapi juga mendorong Universitas Gadjah Mada agar segera bertindak terhadap pelaku.
"Saya menyuarakan juga agar pihak @ugm.yogyakarta segera merespon dan segera keluarkan surat penonaktifan terhadap Christiano!"
Menurutnya, tindakan yang menghilangkan nyawa tidak bisa diabaikan, apalagi dibenarkan dengan alasan apa pun.
"Ingat! Apapun alasannya kalau menghilangkan nyawa orang harus tetap ada sanksi pidananya."
Rieke menutup pernyataannya dengan penegasan mengenai pentingnya keadilan yang merata, tanpa memandang latar belakang ekonomi atau sosial pelaku.
“Keadilan jangan hanya jadi milik mereka yang mampu membayar. Salam Sopan Indonesia!”
Pernyataan Rieke Diah Pitaloka memperkuat suara publik yang mendesak agar kasus Argo ditangani secara adil dan transparan.
Banyak pihak kini menyoroti dugaan pengaruh kekuasaan di balik lambannya proses hukum terhadap pelaku.
Baca Juga: Jokowi Datangi Dosen Pembimbingnya di Tengah Isu Ijazah Palsu, Pertanda Apa?
Diketahui, Christiano Tarigan disebut sebagai anak dari Setia Budi Tarigan, yang diduga merupakan petinggi di FIFGroup, anak perusahaan dari Astra.
Hal ini menimbulkan spekulasi adanya intervensi kekuasaan dalam proses hukum.
Sementara itu, publik terus menunggu langkah nyata dari aparat penegak hukum dan institusi pendidikan terkait untuk memastikan keadilan benar-benar ditegakkan.
Kematian Argo Ericko Achfandi tidak hanya menjadi tragedi bagi keluarganya, tetapi juga menjadi ujian besar bagi integritas hukum dan moral di negeri ini.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Jawaban Polisi Terkait Kabar Christiano Teler Saat Tabrak Argo Ericho Mahasiwa UGM
-
Sosok Christiano Tarigan, Tersangka Penabrak Argo Mahasiswa UGM hingga Tewas
-
Melanie Subono Kawal Kasus Argo Mahasiswa UGM yang Ditabrak: Mario Dandy Bisa, Ini Juga Harus!
-
Mahasiswa UGM Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Jalan Palagan, Satu Nyawa Melayang!
-
Pengemudi BMW Penabrak Mahasiswa UGM Resmi Tersangka, Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya
-
IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas
-
Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar
-
Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu
-
DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi
-
Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu
-
Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8
-
Misteri di Kamar Kos Metro: Menguak Tabir Kepergian Mendadak Dokter Muda Zulfikar
-
Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru