Komentar warganet di TikTok pun tak kalah menarik dengan lagu Konohan ini.
"Terima kasih telah menyuarakan isi hati kami," kata seorang warganet.
"Rakyat di negara kaya ini cuma pelengkap dan atas nama doang. Mau kerja atau pengangguran rakyatnya, penguasanya tidak perduli," ujar warganet lain.
"Lanjut Bang, suarakan kebenaran demi kebaikan dan perbaikan Negri ini," komentar warganet lain.
Wawan Teamlo dianggap cukup berani membawakan lagu yang bertema kritikan terhadap Pemerintah.
Sebelum Wawan Teamlo, band Sukatani juga sempat menarik perhatian dengan lagunya berjudul "Bayar Bayar Bayar".
Di lagu tersebut, band asal Purbalingga, Jawa Tengah ini terang-terangan mengkritik institusi Polri.
Saking lantangnya lagu tersebut mengkritik polisi, sampai-sampai band Sukatani mendapat intimidasi dan diminta untuk menyanyaikan lagu tersebut.
Meski belakangan Polri mengaku mempersilakan band Sukatani untuk tetap manggung serta membawakan lagu "Bayar Bayar Bayar" dan lagu-lagu kritikan lainnya.
Baca Juga: Buronan E-KTP Paulus Tannos Gigit Jari! Upaya Bebas di Singapura Ditolak Mentah-mentah!
Jauh sebelumya, Indonesia juga selama ini memiliki musikus yang dikenal rajin mengkritik pemerintah dalam lagu-lagunya. Mereka adalah Iwan Fals dan Slank.
Iwan Fals dengan musik countrynya memang kerap menciptakan lagu yang memotret kondisi sosial dan politik di Tanah Air.
Simak saja lagu "Suara Buat Wakil Rakyat" yang mengkritik para anggota dewan untuk bekerja dan bersuara buat rakyat. Atau lagu "Rekening Gendut" yang praktik korpusi pada orang-orang yang memilii kekuasaan.
Slank juga dikenal sebagai salah satu band Indonesia yang kritis dan kerap menyampaikan kritik dalam beberapa lagunya.
Salah satunya lagu kritik Pemerintah yang terkenal dari Slank di antaranya "Hey Bung". Lagu ini menyindiri para pejabat yang seolah-olah jauh dari rakyatnya sendiri.
Namun sayangnya, lagu Slank berjudul "Polisi yang Baik Hati" malah seakan "mencoreng" band Geng Potlot itu sendiri dan dianggap sebagai band plat merah.
Berita Terkait
-
Buronan E-KTP Paulus Tannos Gigit Jari! Upaya Bebas di Singapura Ditolak Mentah-mentah!
-
Usai Penangguhan Penahanan Ditolak, Paulus Tannos Akan Jalani Sidang Soal Ekstradisi
-
Kasus Suap Dana Hibah Jatim, KPK Sita Aset Senilai Rp3 Miliar
-
Kasus Korupsi Bansos saat Covid-19, Eks Mensos Juliari Peter Batubara Diperiksa KPK di Tangerang
-
Penangguhan Penahanan Ditolak Pengadilan Singapura, Buronan Paulus Tannos Segera Diseret Pulang KPK?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan