Suara.com - Divisi Humas Polri baru saja meluncurkan platform berbagi video yang memiliki fungsi selayaknya Youtube dan TikTok bernama Policetube.
Platform Policetube milik Polri ini lantas menjadi perbincangan di media sosial hingga sosok mantan polisi, Norman Kamaru pun kembali disebut.
Karena jauh sebelum ada Policetube, Norman Kamaru sempat viral di media sosial karena videonya joget dan lipsync lagu India ketika sedang bertugas bersama temannya.
Video tersebut sempat membuatnya viral dikenal sebagai Norman si Goyang Chaiyya Chaiyya diundang menjadi bintang tamu beberapa acara TV sampai akhirnya memutuskan keluar dari kepolisian.
Netizen yang sedang menyoroti fungsi platform Policetube lantas berpikir video joget dan lipsync lagu India Norman Kamaru dulu bisa menjadi konten pertama platform berbagi video milik Polri tersebut.
"Konten pertama Policetube," kata akun X @isishaki yang mengunggah screenshot video joget Norman Kamaru, Rabu 25 Juni 2025.
Sejumlah warganet pun lantas bertanya-tanya keberadaan dan kabar Norman Kamaru yang sudah tak berkecimpung di bidang kepolisian.
Apalagi, keputusan Norman Kamaru mengundurkan diri menjadi polisi sempat membuatnya dikabarkan dipecat dari kepolisian.
Mereka lantas berpikir kepolisian mungkin saja kembali merekrut Norman Kamaru sebagai konten kreator untuk mengisi platform baru mereka.
Baca Juga: Kasusnya Dihentikan Kepolisian, Kuasa Hukum Julia Santoso Layangkan Surat Protes ke Bareskrim
"Legend," kata @khusnul***.
"Bangke, briptu Norman direkrut kembali," kata @panji***.
"Norman Kamaru kalau sekarang masih jadi polisi mungkin sudah bintang 5," kata @toto***.
"Wkwkwk Norman Kamaru, sekarang ke mana ya itu orang," kata @uyeee***.
Sebelumnya, Norman Kamaru sempat menceritakan alasannya keluar dari kepolisian setelah videonya joget dan lipsync lagu India viral.
Norman Kamaru sempat mengatakan viralnya video joget Caiya Caiya itu bukanlah keinginannya, melainkan perintah.
Berita Terkait
-
Mengenal PoliceTube: Platform Mirip Youtube untuk Melihat Kinerja Polisi
-
Viral Oknum Polisi Diduga Lakukan Pungli, Publik Sindir Video AI 'Pahlawan Masa Kini'
-
Polri Sebut Kawasan Mandiri yang Terkoneksi Bisa Minimalisir Kasus Kriminal
-
Puji Kiprah Polri Jelang HUT Ke-79, Ketua DPD RI: Ini Bukan Tugas Mudah
-
Video Promosi AI 'Pahlawan Masa Kini' Polri Dihapus, Netizen: Minder Sama Damkar?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Usai Taklukkan Panggung Dunia, Yohanna Siap Getarkan Bioskop Indonesia 9 April Mendatang
-
Disindir Sherel Thalib, Salmafina Sunan Ungkap Alasan Masih Tutup Rapat Aib Taqy Malik
-
Jessica Iskandar Dilarikan ke RS, Vincent Verhaag Ungkap Kondisi Terkini
-
Sinopsis Gold Land, Park Bo Young Terlibat Kasus Penyelundupan Emas Ilegal
-
Kepala Diperban, Flea RHCP Bohong Habis Hajar Preman yang Rampok Lansia
-
Netizen Malaysia Terbang ke Indonesia Demi Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ulasannya Viral
-
Ada Kemungkinan Masa Penahanan Richard Lee Ditambah
-
Sinopsis If Wishes Could Kill, Serial Terbaru Netflix Karya Sutradara Park Youn Seo
-
ANTINRML TOUR 2026 Resmi Digelar! Siap Guncang Panggung dengan Genre 'Hipdut' Baru Indonesia
-
Sinopsis Kong: Skull Island, Tayang Malam Ini di Trans TV