Suara.com - Fenomena kecerdasan buatan (AI) kian merambah berbagai sektor, tak terkecuali industri musik.
Dari penciptaan melodi hingga aransemen, AI kini mulai menunjukkan taringnya.
Lantas, bagaimana musisi seperti Ariel NOAH menyikapi perkembangan revolusioner ini?
Vokalis band legendaris NOAH itu baru-baru ini berbagi pandangannya dalam konten 'What's Up' di kanal YouTube Kementerian Hukum RI.
Bagi Ariel, AI adalah bagian tak terpisahkan dari kemajuan teknologi yang terus bergerak maju.
Ia membandingkannya dengan evolusi perangkat komunikasi, dari pager hingga smartphone.
"AI ini kan kemajuan teknologi. Kalau teknologi tuh selalu ada aja gitu. Dari yang yang tadinya pager, habis itu jadi smartphone. Eh, dari telepon biasa dulu, habis itu jadi smartphone. Ya itu nggak bisa dihindari gitu. Jadi kita mesti beradaptasi, apalagi dengan AI ini kan gitu. Kita mesti beradaptasi dan nggak mungkin kita tolak sih pastinya," ujar Ariel.
Prinsip adaptasi ini, menurut Ariel, adalah keniscayaan. Jika tidak mengikuti arus, maka akan tertinggal.
"Kan kayak kita ngomongin dunia nih. Kalau kita sendiri yang nggak ikutin, kita ketinggalan sama yang lainnya," tegasnya.
Baca Juga: DPR RI Minta MK Tolak Gugatan Uji Materi UU Hak Cipta dari Ariel NOAH dkk
Namun di sisi lain, Ariel berpendapat bahwa untuk saat ini, kemampuan AI dalam menciptakan lagu belum mampu menyaingi sentuhan manusia.
"Untuk saat ini sih belum (tersaingi) ya," katanya.
Ia bahkan memiliki pengalaman unik saat seorang produser mencoba 'mengujinya' dengan lagu ciptaan AI.
"Pernah ada satu produser gitu, dia bilang, 'Riel, ini ada teman saya. Dia nulis lagu gitu, sendiri. Gimana menurut Ariel lagunya?' gitu. Oke, kirimin. Pas dengerin, 'Ini kan AI'. 'Loh, kok tahu?', katanya gitunya, ngetes ya," kenang Ariel sambil tersenyum.
Ariel menjelaskan mengapa ia bisa membedakan karya manusia dan AI.
"Ya sejauh ini, sampai saat ini tuh masih bisa, kita dengar yang mana yang orang, yang mana yang AI gitu. AI itu kan pakai algoritma yang dia pasti akan cari nada-nada aman, yang selalu enak," jelasnya.
Berita Terkait
-
Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Pemanfaatan Platform AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Teman Curhat AI dan Kesepian Gen Z: Solusi Praktis atau Sekadar Pelarian?
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional