Karena ketika dirinya mengulang dari awal, setiap gerakan dan perasaan yang dikeluarkannya tak akan sama lagi.
"Pengambilan gambar ini terjadi hanya dalam 1 hari. Jadi, saya bergerak terus, apapun perasaan yang muncul yang direkam saja karena saya nggak bisa mengulangnya lagi. Davy langsung ngambil pakai 3 kamera dengan lensa berbeda. Itu total materi sebenarnya 7 jam, lalu dikemas jadi 5 menit," jelasnya.
Reza Rahadian pun mengaku tak mengalami kesulitan dalam membuat karya instalasi ini.
Karena menurutnya, yang paling sulit adalah jujur pada diri sendiri.
Karena ini sebuah karya yang personal dan hasil dari refleksinya, Reza Rahadian pun berusaha jujur untuk menyampaikan semua rasanya dan membebaskan penonton untuk memaknai setiap gerakan dan ekspresinya.
"Di sini saya gak berakting tapi menampilkan yang saya rasakan. Semua gerakan dan tampilan adalah bentuk ekspresi aja. Jadi, bebas orang memaknai setiap movement-nya," ujar Reza Rahadian.
Berita Terkait
-
Lewat Karya Instalasi Eudaimonia, Reza Rahadian Refleksikan Perjalanan Batin 20 Tahun sebagai Aktor
-
My Stupid Boss Hadir dalam Versi Animasi, Tayang di Vidio 14 Juni 2025
-
Luna Maya dan Reza Rahadian Main Bareng di Suzzanna Universe: Santet Dosa di Atas Dosa
-
6 Film Indonesia Tanpa Reza Rahadian yang Tayang Juni 2025 di Netflix
-
Luna Maya Kembali Jadi Suzzanna di Film Baru, Lawan Mainnya Tuai Pro Kontra
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah
-
Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru