Suara.com - Belum kering keringat usai merampungkan syuting film debutnya yang sangat dinanti berjudul Amulet, aktris Tami Irelly sudah menatap cakrawala baru yang lebih ambisius.
Tidak puas hanya berprestasi di depan kamera, ia kini menyalakan hasratnya untuk terjun ke belakang layar, membidik proyek besar sebagai produser untuk sebuah film daur ulang (remake).
Karier Tami Irelly di industri perfilman nasional memang melesat cepat. Baru saja menuntaskan proses pengambilan gambar yang intens untuk Amulet, sebuah film yang menempatkannya sebagai karakter utama penuh misteri, Tami seolah tak ingin memberi jeda pada momentumnya.
Di bawah arahan sutradara veteran Yan Senjaya, ia mengaku telah mengerahkan seluruh tenaganya demi menghidupkan peran yang kompleks dan penuh kejutan tersebut.
Proses produksi film Amulet digambarkan sebagai pengalaman yang sangat melelahkan, namun penuh ganjaran.
Syuting yang kerap berlangsung dari pagi hingga larut malam menjadi santapan sehari-hari. Namun, bagi Tami, semua itu adalah harga yang pantas dibayar demi kualitas sinematik yang maksimal.
Ia bahkan rela menghabiskan sebagian besar waktunya di lokasi untuk mendalami karakter dan memastikan setiap adegan dieksekusi dengan sempurna.
"Proses syuting Amulet memang menguras energi, tapi ini adalah kesempatan emas yang tidak akan saya sia-siakan. Kapan lagi bisa dipercaya memerankan karakter utama yang begitu dominan dalam sebuah film thriller misteri? Ini adalah sebuah kehormatan," kata Tami, yang sebelumnya juga memproduseri web series Andini.
"Insya Allah, Amulet akan menjadi tontonan yang tidak hanya menarik tapi juga sukses secara komersial di bioskop nasional. Saya sendiri sudah tidak sabar untuk melihat hasilnya di layar lebar," katanya menyambung.
Baca Juga: Sinopsis Film Mertua Ngeri Kali, Debut Bunda Corla di Layar Lebar
Lebih jauh, Tami Irelly menjelaskan bahwa Amulet bukan sekadar film hiburan biasa. Ia melihat karya ini sebagai sebuah cerminan dualitas dalam diri manusia.
"Bagi kami, Amulet adalah sebuah perspektif mendalam tentang konsep baik dan buruk, tentang sisi hitam-putih dari tabiat dan perilaku manusia. Plotnya dirancang dengan sangat cerdas," imbuh aktris yang pernah beradu akting dengan aktor senior Mathias Muchus dalam Sumur Jiwo 1977 ini.
"Seluruh jajaran pemain utama juga tampil habis-habisan demi memastikan film ini bisa terkoneksi dan dicintai oleh jutaan penontonnya saat tayang nanti," ucapnya.
Kini, dengan Amulet yang memasuki tahap pascaproduksi, energi kreatif Tami Irelly seolah meletup ke arah yang berbeda.
Hasratnya untuk duduk di kursi produser, khususnya untuk menggarap proyek remake, kini menjadi fokus utamanya.
Tami melihat adanya harta karun terpendam dalam katalog film-film klasik Indonesia yang menunggu untuk ditemukan kembali oleh generasi sekarang.
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Mertua Ngeri Kali, Debut Bunda Corla di Layar Lebar
-
Festival Film Indonesia 2025 Resmi Diluncurkan, Angkat Tema Keberagaman dan Rayakan Usia ke-70
-
7 Film dan Drama Korea Tayang di Vidio Juli 2025, Bitch X Rich 2 Hingga The Defects
-
Bosan dengan Jurassic World? Ini 6 Film Dinosaurus Terbaik yang Wajib Kamu Tonton!
-
Sebelum Viral, Joshua Suherman Akui Sudah Dalami Judi Online Demi Film Arwah
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV