"Kita butuh festival yang berani, festival yang memberi ruang bagi seniman untuk bernapas, dan memberi kesempatan bagi penonton untuk merasakan sesuatu yang lebih mendalam," lanjut Indra.
3. Tanggapan Promotor Prambanan Jazz Festival
Tak lama setelah kritik Indra Lesmana diunggah, Anas Syahrul Alimi langsung memberikan tanggapan. Anas adalah promotor dari Prambanan Jazz Festival yang rutin menggelar acara tiap tahunnya.
Lewat postingan di Instagram, Anas memberikan tanggapan atas kritik yang diterima oleh para promotor festival musik di Indonesia.
Anas mengungkap bahwa mengundang musisi pop ke panggung jazz bukanlah sebuah bentuk pengkhianatan melainkan strategi agar semua pihak terkait bisa tetap hidup.
"Maka jika kami mengundang musisi pop ke panggung jazz, itu bukan pengkhianatan. ltu siasat agar festival ini hidup dan semua yang hidup di baliknya tetap makan," tulis Anas pada Kamis (10/72025).
4. Menghadirkan Musisi Lain adalah Wujud Kompromi
Anas menambahkan pula bahwa langkah menghadirkan musisi lain misalnya pop ke panggung adalah kompromi untuk menjaga keberlangsungan festival.
Kompromi yang dilakukannya sebagai promotor bukanlah dosa karena dilakukan dengan cinta dan kesadaran etis guna menjaga keutuhan ekosistem.
Baca Juga: Resmi jadi Official Partner Prambanan Jazz 2025, Artotel Wanderlust Tawarkan Fasilitas Menarik
Kendati demikian, Anas menekankan bahwa pihaknya pun tetap menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap musik jazz.
"Tapi kami juga menghormat pada listrik yang menyala, pada nasi kotak crew, pada soundman yang belum tidur 32 jam, dan pada kalian yang datang dari luar kota dengan harapan menemukan sedikit kebahagiaan," tambahnya.
5. Meminta Maaf
Pada akhirnya Anas meminta maaf tapi dalam permintaan maafnya itu, Anas menyelipkan nada satir bahwa apa yang dikritik kali ini akan tetap dilakukan pada event tahun depan.
"Maafkan kami yang selalu bersalah setiap Juli. Tapi izinkan kami terus bertahan, agar tahun depan kita bisa bersalah bersama-sama," tutup Anas dalam unggahannya.
Sementara itu, Indra Lesmana sendiri sebenarnya tidak menentang adanya festival musik yang menyajikan banyak genre. Tetapi, Indra menekankan pentingnya tanggung jawab antara penamaan acara dengan apa yang disajikan.
“Silakan saja bikin festival tapi tetap bertanggung jawab terhadap apa yang kita suguhkan. Kalau memang tidak relevan untuk dinamakan sebuah Jazz Festival, jangan dipaksakan," paparnya.
Kritik Indra Lesmana terhadap festival musik jazz yang tidak lagi nge-jazz sampai saat ini masih ramai disorot. Terlebih usai ada tanggapan langsung dari salah satu promotor festival musik jazz yaitu Anas Syahrul Alimi.
Sementara itu, sejumlah netizen setuju pada kritik Indra dan menyoroti hadirnya musisi seperti girlband yang hadir dalam festival jazz. Sebagian lagi menyebut Anas defensif dalam pembelaannya.
Bagaimana menurutmu?
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Prambanan Jazz Festival 2025, InJourney Catat 76 Ribu Penonton: Meningkat 55% dari Tahun Lalu
-
Debut di Prambanan Jazz 2025, Raisa dan Rony Parulian Bawakan Single 'Tetap Bukan Kamu'
-
Tampil 2 Kali di Prambanan Jazz 2025, Eaj Park Bangga Kenakan Kain Batik Saat Manggung
-
Eaj Park Serukan Dukungan untuk Palestina di Prambanan Jazz 2025: No Child Deserves to Die
-
Bernadya 2 Kali Gugup untuk Alasan Berbeda saat Debut di Prambanan Jazz 2025
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu