Suara.com - Nikita Mirzani kembali menjadi sorotan publik setelah tiba-tiba mencabut gugatan wanprestasi yang dilayangkannya terhadap Reza Gladys.
Langkah Nikita memicu berbagai spekulasi, termasuk kemungkinan bahwa bantahan bahkan cibiran kubu Reza Gladys soal gugatan omong kosong benar adanya.
Ya, gugatan wanprestasi Nikita Mirzani memang sempat dipertanyakan konteksnya oleh tim kuasa hukum Reza Gladys.
Mereka tegas menyebut kliennya tidak pernah menjalin kerja sama dengan Nikita dalam urusan apa pun, termasuk ulasan produk kecantikan Glafidsya.
Namun, kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, membantah bahwa motif pencabutan gugatan ada kaitannya dengan cibiran kubu Reza Gladys. Ia menegaskan bahwa ini adalah bagian dari strategi persidangan yang matang.
"Oh nggak. Ini urusan strategi," kata Fahmi saat diwawancarai di kawasan Antasari, Jakarta, Selasa, 15 Juli 2025.
Fahmi menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan urgensi dua kasus hukum yang sedang dihadapi Nikita sekarang.
"Kalau dua-duanya dijalankan, kami khawatir tidak bisa konsentrasi di satu hal yang paling penting, yaitu perkara pidana. Jadi, harus ada yang kami dahulukan, yaitu perkara pidana. Makanya perkara wanprestasi kami cabut," jelasnya.
"Kasus pidana ini terkait adanya individu yang bernama Nikita Mirzani dan Ismail Marzuki. Sedangkan perdata terkait harta benda, jadi hal yang berbeda. Kami prioritas ke pribadinya, yang perlu kami lakukan konsentrasi untuk pembelaan," lanjut Fahmi.
Baca Juga: Nikita Mirzani Mendadak Cabut Gugatan Wanprestasi Terhadap Reza Gladys, Ada Apa?
Namun ketika disinggung mengenai strategi Nikita selanjutnya, Fahmi Bachmid enggan memberikan rincian lebih lanjut.
"Yang tahu strateginya ya yang mengajukan gugatan. Anda tidak bisa mencoba bertanya tentang strategi seorang advokat," ujarnya singkat.
Mengenai kemungkinan gugatan wanprestasi ini akan dilanjutkan kembali setelah perkara pidana selesai, Fahmi juga hanya memberikan jawaban yang menyisakan tanda tanya besar.
"Itu nanti akan saya jawab setelah proses berlangsung," tegasnya.
Untuk diketahui, gugatan wanprestasi senilai Rp100 miliar dari kubu Nikita Mirzani merupakan langkah hukum balasan atas laporan Reza Gladys yang membuatnya jadi pesakitan di rumah tahanan.
Didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 16 Mei 2025, Nikita mengklaim masalah yang dilaporkan Reza Gladys sebenarnya ada dalam kontrak kerja mereka dalam mempromosikan produk kecantikan Glafidsya.
Berita Terkait
-
Kerugian Lebih Besar dari Kasus Nikita Mirzani, Kok Melani Mecimapro Bebas?
-
Siapa Reynaldi Bermundo? Influencer Muda yang Baru Saja Meninggal, Kondisi Terakhirnya Disorot
-
Sempat Tak Diakui Denada, Ressa Rizky Rossano Dapat Hadiah Umrah dari Dokter Reza Gladys
-
Nikita Mirzani Minta Denada Jangan Berkelit: Akuin Aja Itu Anak Lo, Gitu Aja Repot
-
Lagi Dipenjara, Nikita Mirzani Masih Bisa Ledek Richard Lee yang Kini Jadi Tersangka
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Momen Selena Gomez Cium Jempol Kaki Suami Tuai Cibiran: Kayaknya Kena Dukun Deh
-
Sinopsis Drive, Sajikan Teror Live Streaming Tak Terduga
-
5 Alasan The King's Warden Meledak di Box Office Korea, 9 Juta Penonton dalam 27 Hari
-
Drama KPK Kejar Kakak Fairuz A Rafiq, Berakhir Gara-Gara Mobil Lowbat
-
Review Film Hoppers Hadirkan Visual Estetik dengan Pesan Lingkungan Menohok
-
Adab Nathalie Holscher saat Doa di Depan Ka'bah Bikin Geram: Doa atau Konten?
-
Trailer Children of Heaven Versi Indonesia Dirilis, Ceritanya di Semarang era 80-an
-
Gaya Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim Diadu dengan Sherly Tjoanda: Old Money vs OKB
-
Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?
-
Game of Thrones Bakal Dijadikan Film , Kisah Aegon I Siap Diangkat ke Layar Lebar