Suara.com - Pacu Jalur yang merupakan perlombaan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau viral dan mendunia.
Gerakan bocah yang berada di perahu dalam lomba Pacu Jalur itu ditirukan untuk menjadi selebrasi kemenangan mulai dari klub sepakbola dunia hingga F1.
Gara-gara itu muncul tren aura framing dari pacu jalur tersebut.
Aura farming sendiri adalah diksi yang digunakan oleh banyak orang untuk menjelaskan cara seseorang menampilkan versi paling keren dari dirinya
Setelah viral pacu jalur ini, mendadak sebuah rumah produksi film mengangkatnya untuk dijadikan film layar lebar.
Hal ini terlihat dari website Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Sebuah judul film "Pacu Jalur" akan diproduksi oleh PT MD Entertainment Tbk. Judul itu didaftarkan pada 3 Juli 2025.
Masih belum diketahui informasi secara detailnya, namun kabar itu sudah tersebar bahkan diunggah oleh akun Instagram Catatan Film.
"Jujur excited banget sih! Walaupun masih “terpaku” dengan adaptasi dari suatu momen viral, tapi Pacu Jalur ini potensial untuk memberikan tontonan yang kental dengan budaya. Semoga eksekusinya memuaskan!" tulis akun @catatanfilm pada Rabu, 16 Juli 2025.
Baca Juga: Kembali Dibintangi Jennifer Love Hewitt, Berikut Sinopsis I Know What You Did Last Summer 2025
Namun postingan itu justru menimbulkan komentar netizen bernada pro kontra.
Tak sedikit netizen yang langsung menyerang pihak rumah produksi MD Entertainment. Mereka dinilai memanfaatkan momen viral.
"Bukan mau merendahkan, tapi lama-lama PH trsebut ngebosenin, setiap yang viral langsung dingkat jadi film, ini membuat penonton bisa membaca alur produksinya," komentar netizen.
"Semakin latah semakin tidak berekspetasi dengan kualitasnya," celetuk netizen.
"MD itu spesial bikin film jalur viral wkwkwkw," sindir netizen lainnya.
Beberapa netizen menilai jika Pacu Jalur ini lebih cocok dijadikan film dokumenter bukan film layar lebar.
"Kalau dijadikan dokumenter sejarah budayanya its okey, tapi kalo dibikin aneh-aneh mending gausah sih," komentar netizen.
"Bikinlah jadi dokumenter semacem yang dibikin nat geo, kok ya malah dibikin film," kata lainnya.
Sampai sudah ada netizen yang menebak alur ceritanya.
"Cerita nya pasti ada anak yang dilarang pacu jalur. Tapi dia nekat trus sukses endingnya tuh anak jadi bintangnya pacu jalur," komentar netizen.
Namun tetap ada yang mendukung karena langkah MD Entertainment disebut melestarikan budaya.
"Perbanyak film daerah, Makassar dengan tarung sarungnya, Padang dengan onde mandenya dan, Riau dengan pacu jalurnya," komentar netizen lain.
Film-film MD Entertainment
MD Entertainment memang kerap mengangkat kisah viral untuk dijadikan film. Misalnya film Danur yang diangkat dari kisah Risa Saraswati.
Kemudian KKN di Desa Penari (2022) yang juga diangkat dari kisah viral di media sosial.
Meski seolah aji mumpung, namun terbukti film KKN di Desa Penari menjadi film horor dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa di Indonesia, memecahkan rekor box office.
Kemudian ada film Ipar Adalah Maut (2024) yang ceritanya diambil dari kisah nyata tentang perselingkuhan yang sempat viral.
Bukan hanya yang viral, film produksi MD Entertainment juga beberapa menuai kontroversi.
Kontroversi ini bisa muncul karena berbagai faktor, mulai dari judul yang dianggap sensitif, tema cerita yang provokatif, hingga promosi film yang dinilai tidak pantas.
Misalnya Film Pabrik Gula yang diadaptasi dari utas viral Simpleman (kreator KKN di Desa Penari), menuai kritik tajam karena poster teasernya yang dirilis pada Januari 2025.
Banyak netizen menganggap poster tersebut terlalu vulgar dan menampilkan adegan yang dinilai sensual serta tidak relevan dengan genre horor yang diusung.
Kontroversi ini mengingatkan pada tren film horor era 2000-an yang sering mengeksploitasi sensualitas.
Kemudian ada Film La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka yang juga menuai kontroversi. Judul ini dianggap menyesatkan dan tidak mencerminkan isi cerita.
Netizen menilai judul yang bernuansa religius ini tidak cocok dengan alur film yang banyak memuat adegan dewasa dan tema perselingkuhan dalam rumah tangga.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Sinopsis Grave of the Fireflies yang Bikin Banjir Air Mata, Akhirnya Tayang di Bioskop Indonesia
-
6 Alasan Deepika Padukone Didepak dari Film Spirit, Minta Bayaran 38 M?
-
3 Teori Fans Tentang Film Superman yang Terbukti Benar, Apa Saja?
-
Bak Bumi dan Langit, Beda Nasib Adegan Ciuman Superman di India dan Indonesia
-
Dituding Pro Palestina, Film Superman Terbaru Diboikot Warga Israel
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Renatta Moeloek Kenang Vidi Aldiano: Sahabat Kecil yang Sering Jadi Kelinci Percobaan Masakannya
-
Heeseung Resmi Keluar dari ENHYPEN, Agensi Ungkap Alasan Perbedaan Visi Musik
-
Ardit Erwandha Menangis Usai Syuting Tunggu Aku Sukses Nanti, Kisahnya Mirip Kehidupan Nyata
-
Deretan Ayat Alquran yang Pernah Dikutip Vladimir Putin
-
Seorang Istri Diamuk Suami Gara-Gara Bukber Tak Izin dan Duduk Dekat Cowok
-
Rayakan Hari Musik Nasional, Rising Jadi Pundi-Pundi Pendapatan Baru Buat Musisi Tanah Air
-
Apa itu Whoop Band? Gelang yang Dipakai Deddy Corbuzier Buat Pantau Kondisi Vidi Aldiano
-
Pesan Sheila Dara untuk Vidi Aldiano Jika Bisa Kembali ke Masa Lalu
-
Aksi DPRD Sumsel Anggarkan Meja Biliar Rp486 Juta Tuai Kritik, Kalina Oktarani Ikutan Miris
-
Perjuangan Terakhir Vidi Aldiano Terungkap, Sempat Terkena Pneumonia Hingga Kehilangan Suara