Suara.com - Aktor Ari Irham mengungkap perjuangannya mendalami karakter Magnus dalam film Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan.
Berbeda dari karakter-karakter sebelumnya, Ari Irham mengaku tokoh Magnus lebih banyak mengekspresikan diri melalui aksi diam atau silent acting. Hal ini menuntut pengelolaan emosi secara intens dan konsisten.
"Cara saya mendalami karakter Magnus karena di film Bertaut Rindu, Magnus lebih banyak silent act-nya ya. Jadi di skenario itu saya menyiapkan kayak ada tiga stabilo, ada tiga emosi yang saya tulis," kata Ari Irham dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 23 Juli 2025.
Setiap warna stabilo menandai jenis emosi yang berbeda dalam naskah.
"Misalkan biru itu emosi yang ini, kuning untuk emosi yang ini, merah untuk emosi yang itu. Yang lumayan sulit buat saya adalah bagaimana menjaga emosi itu agar tidak putus," lanjutnya.
Ari Irham juga menjelaskan tantangan teknis dalam produksi film yang membuatnya harus ekstra hati-hati menjaga kesinambungan emosi.
"Kadang kita itu syuting day one bisa langsung syuting ending. Itu jadi lumayan harus dilakuin," ungkapnya.
Namun lebih dari sekadar tantangan akting, pengalaman memerankan Magnus justru meninggalkan kesan personal bagi Ari. Dia mengaku belajar banyak tentang pentingnya komunikasi keluarga dari naskah film ini.
"Saya merasa bahwa script Bertaut Rindu lumayan personal buat saya. Karena saya sebelum itu pernah punya masalah komunikasi dengan orang tua saya. Setelah film ini selesai, saya jadi bisa lebih seperti sahabat dengan orang tua saya, sama mama, sama papa," kata Ari.
Baca Juga: Sinopsis Film Bertaut Rindu, Angkat Isu Kesehatan Mental Remaja di Tengah Keluarga
Ari pun mengucapkan terima kasih kepada sutradara Rako Prijanto karena diberi kesempatan mewakili suara remaja yang kerap menghadapi tekanan serupa dalam kehidupan nyata.
Tentang Film Bertaut Rindu
Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan adalah film drama remaja garapan Rako Prijanto, diproduksi oleh SinemArt Pictures, dan dijadwalkan tayang di bioskop mulai 31 Juli 2025.
Film ini mengisahkan Jovanka (Adhisty Zara), remaja yang tumbuh dari keluarga bercerai, dan Magnus (Ari Irham), pemuda pendiam yang tertekan karena harus mengikuti jejak usaha keluarganya.
Pertemuan keduanya menjadi proses saling menyembuhkan dan menemukan arti dukungan dalam kehidupan.
Lewat kisah yang menyentuh dan relevan, film ini menyoroti isu komunikasi dalam keluarga, tekanan sosial, dan pentingnya kesehatan mental remaja.
Berita Terkait
-
Ulasan Film Bertaut Rindu: Drama Keluarga yang Bikin Hati Meleleh!
-
Film Bertaut Rindu: Kisah Cinta dan Penyembuhan di Balik Layar yang Bikin Penasaran
-
Review Film Bertaut Rindu: Terlalu Dangkal dan Nggak Setulus Niatnya
-
Tayang Hari ini, Film Bertaut Rindu Diboikot Imbas Protes Nadin Amizah?
-
Bertaut Rindu Tayang di Bioskop Seluruh Indonesia: Pelukan Hangat untuk Remaja dan Orang Tuanya
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Lula Lahfah Mimpi Bertemu Laura Anna sebelum Meninggal, Firasat?
-
Curhatan Lama Lula Lahfah Viral Lagi, Sering Keluhkan Penyakit sejak 2020 hingga Takut Meninggal
-
Judulnya Provokatif, Makna Lagu Debut Bhella Cristy Ternyata tentang Pengkhianatan Cinta yang Dalam
-
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Perjalanan Musik Lewat Konser Spektakuler Dua Delapan
-
Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati
-
Antusias Penonton Warnai Meet & Greet Film "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?"
-
Produksi Tak Main-Main Film Kuyank, Risiko Kehilangan Miliaran Rupiah saat Syuting di Pedalaman
-
Apa Itu Whip Pink Gas yang Viral di Tengah Kabar Kematian Lula Lahfah?
-
Run Hide Fight: Gadis SMA Lawan Penembak Sekolah, Malam Ini di Trans TV
-
Tepis Isu Overdosis, Keluarga dan Polisi Beberkan Penyebab Kematian Lula Lahfah