Suara.com - Band rock alternatif .Feast tampil membara sebagai salah satu headliner dalam festival musik Cravier 2025 yang dihelat oleh SMA Labschool Cibubur.
Acara berlangsung meriah di Parkir Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 2 Agustus 2025 malam.
Manggung sekira pukul 19.15 WIB, .Feast langsung membius penonton dengan penampilan berenergi tinggi dan busana serba hitam.
Lagu pembuka seperti "Berita Kehilangan" dan "Tarian Penghancur Raya" membuat penonton yang didominasi remaja SMA langsung hanyut dalam atmosfer musik keras penuh teriakan.
"Selamat malam Jakarta, kami .Feast," sapa sang vokalis, Baskara Putra di tengah penampilan.
Sapaan tak berhenti di situ. Fadli Fikriawan, basis .Feast, ikut menyapa para penonton yang kebanyakan belum genap 17 tahun.
Dia bahkan meminta mereka yang belum memiliki KTP untuk mengangkat tangan.
"Apa kabarnya? Ini jiwa-jiwa muda ya? Anak-anak SMA ya. Yang belum punya KTP, coba angkat tangan," ujar Fadli sambil tersenyum.
"Siapa di sini yang pertama kali nonton .Feast? Di usia belia kalian memilih untuk menonton .Feast, terima kasih," lanjutnya.
Baca Juga: EVNNE Bocorkan Mini Album Baru di Konser Jakarta: Tolong Support Terus Yah!
Lagu-lagu seperti "Menghancurkan", "O, Tuan", "Nina", hingga "Tarot" tak luput dari setlist malam itu. Tiap lagu disambut riuh teriakan dan lompatan penonton yang hafal setiap liriknya.
"Semoga lima sampai 10 tahun ke depan, kalian tetap dengarin .Feast ya. Siapa tahu mereka sudah pada kerja, nanti reuni nonton kita lagi," harap Fadli.
Menjelang lagu pamungkas, Fadli sempat melontarkan kalimat reflektif yang langsung disambut teriakan kagum.
"Kalian sebentar lagi 20 tahun kan? Hati-hati tersesat di umur 20," katanya, sebelum membawakan "Arteri"
Setelah 45 menit di atas panggung, Baskara menutup penampilan mereka dengan gaya khas.
"Selamat malam Jakarta, kami .Feast. Kami membangun, kami menghancurkan," ujarnya menutup penampilan grupnya malam tadi.
Berita Terkait
-
Gelar Intimate Concert, Sandhy Sondoro bakal Hadirkan Lagu Lawas Era 80-90'an
-
Eks Wartawan Hingga Karyawan IT, Sisi Lain Kehidupan Trio Superman Is Dead
-
Pengalaman Mencekam Superman Is Dead Nyaris Diamuk Massa di Jogja, Lari dan Sembunyi di Masjid
-
Beda Reaksi Lionel Messi dan CEO Perusahaan saat Kedapatan di Kiss Cam Konser Coldplay
-
Jeff Satur Red Giant Concert 2025 Bakal Singgah di Jakarta, Dapatkan 4 Kategori Tiket di Sini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat