Suara.com - Pandji Pragiwaksono membicarakan berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menuai pro kontra saat hadir di YouTube BigThinkers ID.
Dalam cuplikan yang dibagikan akun Instagram @bigthinkers.id pada Selasa, 5 Agustus 2025, Pandji mendadak pro dengan kebijakan Presiden Prabowo.
"Gue enggak percaya gue ngomong kayak gini, tapi, Prabowo mungkin bener," ujar Pandji dalam bahasa Inggris.
Kebijakan yang dimaksud Pandji Pragiwaksono antara lain pembelian Alat Utama Sistem Senjata atau Alutsista.
Sejak menjadi Menteri Pertahanan di era kepemimpinan Preisden Jokowi, Prabowo Subianto diketahui gencar membeli alat perang.
"Prabowo bertahun-tahun bilang sama orang 'Ini mau ada perang dunia' makanya beli senjata," ujar Pandji mengenang.
"Waktu dia jadi menteri, dia pengin beli senjata, memperbarui senjata, karena dia punya keyakinan mau ada perang," imbuhnya.
Namun keinginan Presiden Prabowo membeli alutsista menuai kontra dari sejumlah pihak, termasuk Pandji Pragiwaksono di masa lalu.
Baca Juga: Prabowo Pimpin Langsung Sidang Kabinet, Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan
"Orang bilang 'Apaan sih lu? Lu doang kali? Karena lu tentara, lu berpikir semua serba perang' gitu kan. Dulu dikritik, oleh gue juga termasuk," ucap Pandji.
Dewasa ini, kebijakan Presiden Prabowo termasuk food estate, Makanan Bergizi Gratis (MBG) hingga Danantara mulai masuk akal bagi Pandji.
Pandji Pragiwaksono mulai berpikir demikian ketika melihat perang sudah "mendekat", salah satunya Thailand vs Kamboja.
"Sekarang salah satu yang dia pengin dengan food estate, Makanan Bergizi Gratis, sebenernya semua ini dipastikan bahwa kalau ada apa-apa, kalau kita terputus dari dunia, kita masih aman," tutur Pandji.
Sebab perang yang dikhawatirkan Presiden Prabowo Subianto selama ini mulai menampakkan diri.
"Makanan punya, duit punya, maksudnya untuk perputaran Danantara segala macam. Pokoknya kita aman lah. Senjata punya," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Diusir, Tapi Ini Cara Halus Prabowo 'Singkirkan' Pers saat Sri Mulyani Laporkan APBN 2026
-
Semarak Kemerdekaan Jelang HUT ke-80, Kabinet Merah Putih Kompak Hias Mobil
-
'Akhirnya Pulang', Tom Lembong Unggah Momen Bersama Keluarga: Izinkan Saya Menikmati Kebersamaan Ini
-
DPD RI Buka Pintu Ekspor Pertanian ke Belarus, Perkuat Program Asta Cita
-
Susi Pudjiastuti Kecewa Prabowo Tak Tepati Janji, Publik: Apalagi ke Kami Rakyat Kecil
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley
-
Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?
-
Barang di Rumah Sering Mendadak Terbakar Tanpa Sebab, Kisah TikToker Ini Jadi Sorotan
-
Guru SD Ungkap Beratnya Tekanan Al dan El Waktu Kecil: Sekarang Gak Gila Saja Alhamdulillah
-
Kisah Siti Jual Rumah Demi Pernikahan Anak hingga Hidup Susah Viral, Fakta Lain Ikut Terungkap
-
Bobon Santoso Percaya Cerita Pelaku Pemukulan, Bro Ron Kesenggol: Bon, Yakin Mau Ikutan?
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
Sentil Titi DJ, Citra Scholstika Curhat Pengalaman Pahit Dibanding-bandingkan Juri