Klarifikasi dari Kunto Aji ini menjadi penting untuk meluruskan informasi yang salah di masyarakat.
Praktik pembayaran royalti untuk penggunaan musik di area komersial seperti restoran atau kafe pada dasarnya tidak dibebankan per item pada setiap tagihan pelanggan.
Umumnya, pengusaha akan membayar lisensi secara periodik (tahunan atau bulanan) kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) sebagai pemegang hak cipta.
Beberapa warganet pun nampak merespons unggahan penyanyi Terlalu Lama Sendiri itu.
"Biasanya anak-anak timpa teks FB ini yang bikin ginian. Ya tujuannya buat seru-seruan aja di grup. Cuma akhir-akhir ini memang banyak yang terlalu kasih effort buat bikin meme timpa teks. Akhirnya beberapa berakhir jadi hoaks ketika keluar dari grup, "terang seorang warganet.
"Timpa teks sudah mulai meresahkan," sambung warganet lainnya.
"Subtotalnya ngaco," terang warganet.
Insiden ini menjadi pengingat bagi publik akan pentingnya literasi digital dan sikap kritis dalam menerima informasi dari media sosial.
Kegeraman Kunto Aji mewakili para seniman yang karyanya kerap disalahpahami dalam konteks komersial.
Baca Juga: Viral Restoran Kenakan Biaya Lagu ke Pelanggan, Makan Enak Sambil Dengar Musik Kini Tak Gratis Lagi?
Sementara unggahan hoaks semacam ini hanya memperkeruh suasana dan berpotensi merusak hubungan antara pelaku industri kreatif dan para pelaku usaha.
Berita Terkait
-
Viral Restoran Kenakan Biaya Lagu ke Pelanggan, Makan Enak Sambil Dengar Musik Kini Tak Gratis Lagi?
-
Valentinus Resa Sentil Kisruh Royalti: Pengusaha Masak Mode Hening, Takut Suara Panci Kena Tagih
-
Ikang Fawzi Soroti Kisruh Royalti Kafe: Orang ke WC Saja Bayar, Tapi Tarifnya Harus Adil
-
Ikang Fawzi Sentil Kinerja LMKN: Kalau Profesional dan Transparan, Kisruh Royalti Tak Akan Terjadi
-
Ikang Fawzi Soal Sengkarut Royalti: Musik Itu Bikin Happy, Kalau Nggak Ada yang Salah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan