Suara.com - Vokalis Efek Rumah Kaca sekaligus Pelaksana Tugas Ketua Umum Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI), Cholil Mahmud, menilai komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang baru saja dilantik menghadapi tantangan besar terkait kasus pembayaran royalti Mie Gacoan.
Seperti diketahui, Mie Gacoan di Bali baru saja membayar Rp2,2 miliar atas pelanggaran hak cipta.
Bagi Cholil, langkah selanjutnya yang dilakukan LMKN untuk mengelola dana tersebut akan menjadi ujian penting soal transparansi dan kepercayaan publik.
"Dari transaksi Mie Gacoan itu, kemarin sudah dibayar, ke mana larinya? Kalau bisa diselesaikan dengan penjelasan yang baik, lalu diikuti langkah-langkah berikutnya yang bisa memberikan simpati publik, mungkin kepercayaan publik bisa kembali terbangun," kata Cholil Mahmud saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Cholil menegaskan, distribusi royalti yang adil dan tepat sasaran sangat krusial. Jika berhasil dikelola secara transparan, momentum ini bisa jadi titik balik bagi LMKN untuk memulihkan kepercayaan para musisi dan pencipta lagu.
"Kembali bisa dibangun, dan siapa tahu makin banyak pencipta yang mendaftarkan ke LMKN atau LMK. Karena faktanya, jumlah pencipta yang mendaftar masih jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah sebenarnya," jelasnya.
Lebih jauh, pelantun "Di Udara" tersebut menyarankan agar LMKN yang baru dilantik segera memanfaatkan momentum sebelum kepentingan-kepentingan lain masuk ke dalam tubuh organisasi.
"Harusnya momentum ini bisa diambil, mumpung mereka baru dilantik dan belum terlalu banyak kepentingan yang masuk," tambahnya.
Sebelumnya, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) resmi melantik 10 komisioner LMKN periode 2025–2028 pada 8 Agustus lalu.
Baca Juga: Ari Lasso Sebut WAMI Siap Bertemu dengan Perwakilan Musisi: Kawal Terus!
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham, Razilu, menyebut pelantikan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum Nomor 27 Tahun 2025 (Permenkum 27/2025) sebagai aturan turunan dari PP Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.
Adapun 10 komisioner LMKN terbagi menjadi dua kelompok, yakni LMKN Pencipta yang beranggotakan Andi Muhanan Tambolututu, M. Noor Korompot, Dedy Kurniadi, Makki Omar, dan Aji M. Mirza Ferdinand.
Sementara untuk LMKN Pemilik Hak Terkait, diisi oleh Wiliam, Ahmad Ali Fahmi, Suyud Margono, Jusak Irwan Setiono, dan musisi sekaligus aktor Marcell Siahaan.
Berita Terkait
-
Ramai Royalti Musik di Pernikahan, Cholil Mahmud Punya Pendapat Bijak
-
Gerah dengan Tata Kelola Royalti, Anji Ajak Musisi dan Pengusaha Bersatu: Lupakan AKSI, Lupakan VISI
-
PHRI Soroti Tarif Royalti Musik Restoran hingga Hotel: Dinilai Terlalu Bervariasi
-
Cholil Mahmud Soroti LMKN Baru: Momentum Bikin Publik Percaya Lagi
-
Bikin Bertanya-tanya, Anji Sebut LMKN Sempat Menolak Diaudit Soal Royalti
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Perfect Crown, Drakor Baru IU dan Byeon Woo Seok di Disney+
-
Sal Priadi Tuai Amarah Publik Usai Foto Bareng Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
-
Gara-Gara Ini, Jung Woo Sung Sempat Ragu Ambil Peran di Drakor Made in Korea
-
Raih 10 Juta Penonton, Skenario Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Ditulis Hanya dalam Waktu 3 Hari?
-
6 Plot Hole di Drama Cashero Bikin Penonton Garuk Kepala, Logis Gak Sih?
-
Sinopsis Scream 7: Teror Ghostface Kembali, Putri Sidney Jadi Target Utama
-
Cetak Sejarah! Ini 3 Film Terlaris Tissa Biani yang Tembus Jutaan Penonton
-
Nasihat Buya Yahya Jadi Titik Balik Inara Rusli Cabut Laporan Polisi dan Rujuk dengan Insanul Fahmi
-
Rekap Lengkap Ramalan Hard Gumay 2026: Kematian Artis, Perceraian Seleb Hingga Bencana Alam
-
Suami Terseret Kasus Penipuan, Boiyen Ungkap Harapan Ini untuk Tahun 2026