Suara.com - Pernahkah Anda merasakan getaran gugup saat cinta yang lama dipendam dalam diam akhirnya mendapat balasan?
Sensasi euforia yang membuat dunia terasa melambat, seolah lupa pijakan di bumi.
Momen magis inilah yang berhasil ditangkap oleh penyanyi dan penulis lagu asal Jakarta, Ticya dalam single terbarunya yang penuh warna, "Lupa Daratan".
Lagu ini menjadi sebuah anthem manis bagi para pemimpi yang harapannya berubah menjadi kenyataan.
Dengan melodi yang ringan dan lirik yang jujur, "Lupa Daratan" membawa pendengar masuk ke dalam sebuah skenario romantis yang penuh kejutan.
Ticya dengan piawai menggambarkan serangkaian emosi, mulai dari rasa tidak percaya, gugup, hingga kebahagiaan murni, saat mengetahui perasaan cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.
Untuk menghidupkan nuansa ini, Ticya kembali menggandeng produser musik kenamaan, Aldi Nada Permana, yang rekam jejaknya telah terbukti lewat kolaborasi dengan musisi papan atas seperti Raisa dan GAC.
Kolaborasi ini berhasil menghadirkan sisi musikalitas Ticya yang berbeda.
Jika rilisan sebelumnya cenderung melankolis, "Lupa Daratan" menampilkan energi yang lebih playful dengan sentuhan pop old-school yang hangat.
Baca Juga: Dasco: Segera Ada Aturan Baru Royalti, UMKM Jangan Takut, Putar Saja Lagunya
Vokal Ticya yang ekspresif terdengar begitu hidup, memancarkan energi jatuh cinta dari sudut pandang yang polos namun tetap dewasa.
"Aku happy banget selama proses pembuatan lagu ini karena dari awal denger demonya, aku merasa lagu ini bisa menunjukkan sisi aku yang berbeda dari single sebelumnya, cute and sassy," kata Ticya dalam keterangan resminya.
Perasaan bahagia ini sukses ia tuangkan ke dalam setiap nada, menciptakan sebuah lagu yang tidak hanya catchy tetapi juga mampu menularkan perasaan positif kepada pendengarnya.
Lagu ini menandai babak baru yang lebih cerah dalam perjalanan musik Ticya.
Sejak debutnya pada 2021, ia dikenal konsisten menyajikan karya dengan pendekatan lirik yang personal dan menyentuh tema kerentanan serta harapan.
Namanya mulai mencuri perhatian industri musik saat merilis "Go Solo" pada 2023, sebuah single yang diproduseri oleh Johan Gustafsson, produser musik internasional yang pernah bekerja dengan grup K-Pop raksasa seperti Twice dan Red Velvet.
Berita Terkait
-
Dasco: Segera Ada Aturan Baru Royalti, UMKM Jangan Takut, Putar Saja Lagunya
-
Royalti dari WAMI Tak Sampai Rp500 Ribu, Ari Lasso: Lebih Baik Saya Lapar!
-
Marcell Siahaan: Aturan Royalti Cuma Ganggu yang Tak Disiplin!
-
Drummer Pas Band Ngamuk Gegara Nama Band Dicatut Acara Musik Ciamis!
-
Sindir Keras Pemerintah, Tompi: Nyanyi Lagu Sendiri Kok Harus Bayar? Kan Gila!
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum