Suara.com - Penyanyi Marcell Siahaan kembali menunjukkan perannya yang signifikan dalam memperjuangkan hak para musisi di Indonesia.
Tidak hanya sebagai seniman, ia juga aktif mengedukasi publik mengenai hak cipta dalam kapasitasnya sebagai Kepala Direktorat Hukum Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI).
Keterlibatan terbarunya adalah dalam program IPExpose yang digagas oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Hal tersebut ia bagikan melalui unggahan di akun Instagram-nya, @marcellsiahaans, pada Senin, 18 Agustus 2025.
Dalam acara tersebut, Marcell bertugas memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep perlindungan hak cipta di industri musik.
Pembahasannya mencakup mekanisme pengumpulan, pengelolaan, pendistribusian royalti, hingga cara penyelesaian sengketa.
Suami Rima Melati Adams itu juga menyinggung sosialisasi Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkum) No. 27 Tahun 2025 yang baru saja disahkan.
Meski demikian, Marcell mengakui bahwa upaya menyosialisasikan aturan ini bukanlah perkara yang mudah.
Pelantun "Semumsim" ini menyoroti tantangan dalam mengubah pola pikir masyarakat dari yang bersifat komunal (paguyuban) menjadi lebih terstruktur dan berdasarkan aturan (patembayan).
Baca Juga: Marcell Siahaan Sebut Putar Lagu di Kafe Sebagai Bisnis, Pendistribusiannya Sudah Beres Belum?
"Tidak mudah memang untuk mensosialisasikan konsep yang berawal dari pola pikir masyarakat patembayan ke dalam pola pikir masyarakat paguyuban ini. Tapi, ya harus ada yang berupaya untuk melakukan itu," tulis Marcell.
Menurut pandangan Marcell Siahaan, sebuah aturan baru seringkali tidak bisa menyenangkan semua pihak yang terlibat.
Namun berdasarkan pengalamannya, ia menilai bahwa aturan yang dibuat cuma akan terasa mengganggu bagi mereka yang tidak terbiasa hidup dengan kedisiplinan.
"Aturan memang tidak akan mungkin menyenangkan semua orang. Tapi berdasarkan pengalaman saya, aturan tertentu itu memang hanya akan terasa mengganggu bagi mereka-mereka yang memang tidak terbiasa untuk hidup disiplin," ucapnya.
Unggahan tersebut ditutup dengan sebuah harapan agar semua upayanya dapat membawa perubahan yang lebih baik dan bermanfaat bagi ekosistem musik Indonesia.
Untuk diketahui, kisruh royalti memang belum menemukan jalan keluar hingga saat ini.
Malahan, masalah yang awalnya cuma melibatkan para pelaku industri musik, kini merembet ke mereka yang memanfaatkan karya cipta dalam bentuk rekaman audio untuk kegiatan komersil.
Berita Terkait
-
Marcell Siahaan Sebut Putar Lagu di Kafe Sebagai Bisnis, Pendistribusiannya Sudah Beres Belum?
-
Sindir Keras Pemerintah, Tompi: Nyanyi Lagu Sendiri Kok Harus Bayar? Kan Gila!
-
Mie Gacoan Bayar Rp2,2 M Buat Royalti, Cholil Mahmud Sebut Jadi Ujian LMKN Baru: Ke Mana Larinya?
-
Ramai Royalti Musik di Pernikahan, Cholil Mahmud Punya Pendapat Bijak
-
Gerah dengan Tata Kelola Royalti, Anji Ajak Musisi dan Pengusaha Bersatu: Lupakan AKSI, Lupakan VISI
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Denise Chariesta Ingin Bayi Tabung dengan Donor Sperma, Hukum Indonesia Mengizinkan?
-
Giorgio Antonio Sebut Sarwendah Janda Gadis, Warganet Geram: Pikirkan Anak-anaknya!
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
-
Tak Ada Keluarga di Sisinya saat Kondisi Drop, Diding Boneng Terpaksa Minta Antar Teman ke RS
-
Sinopsis Blades of the Guardians, Aksi Epik Jet Li dan Wu Jing di Tengah Gurun Mematikan
-
Mertua Eks Pejabat Kementerian, Dwi Sasetya LPDP Terciduk Pamer Fasilitas Negara
-
Dwi Sasetyaningtyas Ditegur LPDP Usai Bangga Anak Jadi WNA, Suami Terancam Sanksi
-
Awkarin Pamer Video Ciuman dengan Cowok Bule, Pacar Baru?
-
Bawa Napas Baru Teen Romance, Serial Samuel Siap Penuhi Ekspektasi 21 Juta Pembaca
-
Anak Santri 12 Tahun Tewas Tragis, Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Dipaksa Minum Air Mendidih