Suara.com - Perseteruan di luar ruang sidang antara kubu Vadel Badjideh dan pihak Nikita Mirzani semakin memanas.
Tak terima dengan pernyataan yang beredar, pengacara Vadel Badjideh, Oya Abdul Malik, mengambil langkah hukum serius terhadap pengacara Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid.
Langkah tersebut adalah pelaporan resmi atas dugaan pelanggaran kode etik.
Oya Abdul Malik menganggap pernyataan yang disampaikan Fahmi Bachmid ke publik sudah melewati batas dan tidak dapat ditoleransi lagi.
"Jadi saya rasa saya sudah enggak bisa diamkan lagi. Saya juga punya batasnya," ujar Oya Abdul Malik saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 20 Agustus 2025.
Oya pun menegaskan bahwa laporan tersebut telah dilayangkan secara resmi kepada majelis hakim dan ditembuskan langsung ke Dewan Kehormatan Persatuan Advokat Indonesia (Peradi).
"Sehingga saya melaporkan secara resmi kepada majelis dan ditembuskan kepada Peradi atas pelanggaran kode etik," katanya.
Laporan ini diketahui telah didaftarkan sejak bulan lalu, tepatnya pada 24 Juli 2025.
Perempuan yang akrab disapa Oya ini mengaku khawatir. Jika diam saja, informasi yang tidak benar tersebut akan menjadi fitnah dan dipercaya publik.
Baca Juga: Miris Lihat Saldo Nikita, Fitri Salhuteru Ungkap Saldo Rp5 M yang Dulu Dipamerkan Ternyata Miliknya
"Terkait tentang memberikan, menyebarkan berita yang tidak benar. Saya mengkhawatirkan ini kalau saya diamkan menjadi fitnah yang terus berkembang, ya," imbuh Oya.
Menurutnya, hal yang paling membuatnya heran adalah bagaimana Fahmi Bachmid bisa berkomentar detail mengenai isi persidangan.
Padahal menurutnya, Fahmi Bachmid sendiri tidak pernah hadir di dalam ruang sidang.
"Yang saya heran, kan dia tidak ada di dalam ruang sidang, tapi dia bisa menyampaikan apa yang terjadi dalam persidangan. Itu agak aneh buat saya," ucap Oya heran.
Oya Abdul Malik pun menutup dengan keyakinan bahwa apa yang disampaikan pihak seberang sama sekali tidak benar dan ia siap membuktikannya seiring berjalannya proses hukum.
Sebelumnya Oya sempat menyampaikan kekecewaannya terhadap Fahmi Bachmid atas pernyataan pengacara Nikita Mirzani itu pada 3 Juli 2025.
Berita Terkait
-
Miris Lihat Saldo Nikita, Fitri Salhuteru Ungkap Saldo Rp5 M yang Dulu Dipamerkan Ternyata Miliknya
-
Hard Gumay Terawang Hasil Akhir Kasus Nikita Mirzani vs Reza Gladys, Sosok Ini Diprediksi Menang
-
Fitri Salhuteru Prihatin: Pembelaan Nikita Mirzani Ngawur, Malah Sibuk Somasi dan Endorse Palsu
-
5 Fakta Perseteruan Nafa Urbach vs Nikita Mirzani, Drama Lama Terkuak Lagi
-
Seleb TikTok Pendukung Nikita Mirzani Cosplay Lagi Dibui, Malah Jadi Seperti Menghina
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV