- Marshel Widianto meminta maaf atas unggahan video yang tidak sensitif.
- Ia mengaku salah dan membantah konten tersebut merupakan endorsemen berbayar.
- Permintaan maafnya justru memicu seruan cancel culture dari warganet.
Suara.com - Komika Marshel Widianto mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram pribadinya.
Permintaan maaf ini dilayangkan sebagai respons atas gelombang hujatan yang diterimanya setelah mengunggah sebuah video yang dinilai sangat tidak sensitif dengan kondisi sosial-politik yang tengah memanas.
Dalam sebuah unggahan teks, Marshel mengungkapkan penyesalan mendalam atas tindakannya yang gegabah.
Ia mengakui kesalahannya karena tidak mempertimbangkan dampak dari konten yang ia bagikan.
"Teman-teman, saya secara pribadi meminta maaf atas video sebelumnya di IG saya," tulis Marshel, mengawali pernyataannya.
"Saya salah karena tidak berpikir panjang sebelum menaikkan video itu. Memang saya bodoh," sambungnya dengan nada penuh penyesalan.
Lelaki yang besar di kawasan Warakas, Tanjung Priok ini juga dengan tegas menepis tudingan bahwa unggahannya merupakan konten berbayar atau endorsement dari pihak tertentu.
"Saya sama sekali tidak dibayar dan video tersebut pun sudah saya take down," tegasnya.
Marshel menutup pernyataannya dengan sikap pasrah, mempersilakan publik untuk meluapkan amarah dan siap menerima segala konsekuensi.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Turut Berbela Duka, Ojol Affan Kurniawan Meninggal Saat Sedang Mencari Nafkah
"Memang bodoh saya dan tolol. Silakan maki saya sepuasnya. Saya terima konsekuensi atas kebodohan saya," tutupnya.
Meskipun video aslinya telah dihapus, jejak digital dari komentar warganet mengungkap inti masalahnya.
Video tersebut diduga menampilkan narasi damai antara demonstran dan aparat kepolisian.
Narasi tersebut dianggap sebagai upaya untuk menyepelekan perjuangan massa dan mengabaikan realitas kekerasan yang dilakukan aparat brimob.
Seorang warganet memberikan nasihat tajam namun konstruktif.
"Next ketika mau posting sesuatu, ingat orang di bawah sana Bro, orang-orang kayak lu sebelum sukses. Saat ini kita sedang memperjuangkan semua itu," tulisnya, mengingatkan Marshel akan akarnya.
Berita Terkait
-
BPJS Ketenagakerjaan Turut Berbela Duka, Ojol Affan Kurniawan Meninggal Saat Sedang Mencari Nafkah
-
Ricuh Demo di Polda Metro, Polisi Pukul Mundur Massa dengan Water Cannon
-
Kerusuhan di Polda Metro Jaya: Mahasiswa dan Polisi Bentrok
-
Dari Hujan Deras Hingga Reda, Tak Surutkan Massa untuk Duduki Gedung DPR Malam Ini
-
Instagram Down? Pengguna Keluhkan Gagal Post Video Demo dan Pakai Lagu Feast
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Agnez Mo Hadiri Bukber di Dubai, Sikap Aslinya Dibongkar Orang Dalam
-
Fairuz A Rafiq Bicara soal Diam Usai Kakaknya Ditangkap KPK, Ogah Terseret?
-
Bentuk Rudal dan Meriam untuk Pertahanan Udara Indonesia Jadi Olokan Netizen
-
Dihantam Rudal Iran, Hotel Mewah Rp5,4 T di Dubai Dibombardir Review Bintang 1
-
Sinopsis Pinocchio Unstrung, Obsesi Boneka Kayu Demi Jadi Manusia
-
Musdalifah Cosplay Jadi Istri Gubernur Kaltim: Bangsawan Beli Takjil
-
Istri Meninggal dalam Kecelakaan, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Hidup Pengemudi Jupiter MX
-
Ada Rp33 Miliar Royalti Lagu Belum Diklaim di LMKN
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Medis, Terbaru Doctor Shin
-
Perang Iran vs AS-Israel Hari Keempat: Trump Klaim Tewaskan 48 Pemimpin Iran