- Rumah Nafa Urbach dijarah massa pada subuh hari, terekam dalam video yang memperlihatkan pengangkutan barang-barang berharga.
- Netizen curiga penjarah bukan warga biasa, menyebut kejadian lebih mirip perampokan karena dilakukan secara terorganisir dan dini hari.
- Nafa jadi korban keempat setelah Sahroni, Eko, dan Uya, menunjukkan eskalasi kemarahan publik terhadap anggota DPR RI terus meningkat.
Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik penjarahan rumah milik Nafa Urbach kembali memicu kehebohan publik di media sosial.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 31 Agustus 2025, sekitar pukul 05.00 WIB, dan viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @fakta.jakarta.
Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat sekelompok massa dengan santainya mengangkut berbagai barang berharga dari rumah yang disebut sebagai kediaman sementara Nafa Urbach di kawasan Bintaro.
Barang-barang yang dijarah meliputi furnitur, elektronik, hingga sebuah lukisan besar yang dibawa secara beramai-ramai oleh beberapa orang.
Yang menarik, perekam video terdengar mengungkapkan rasa iba terhadap sang artis. Ia menyebut bahwa rumah tersebut bukan milik pribadi Nafa Urbach, melainkan hanya rumah sewaan.
"Ya Allah pak, baru bulan Februari, nyewa juga. Kasihan yang punya," ujar perempuan tersebut dengan nada prihatin.
Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi apakah benar rumah itu merupakan properti sewaan atau milik pribadi Nafa Urbach.
Penjarahan tersebut sontak mengundang gelombang komentar dari netizen. Banyak yang menaruh curiga atas cara dan waktu peristiwa itu terjadi.
Beberapa bahkan meragukan bahwa pelaku penjarahan adalah warga biasa. Pasalnya, penjarahan dilakukan dalam kondisi rumah kosong dan pada jam yang sangat dini, menimbulkan pertanyaan mengenai motif dan pihak di baliknya.
Baca Juga: Riwayat Pendidikan Nafa Urbach Dikuliti Usai CV Miliknya Viral, Ternyata Belum Lulus Kuliah
“Saya kok nggak yakin yang menjarah itu masyarakat. Sependapat nggak sih kalian?” tulis seorang netizen yang mencurigai adanya kelompok terorganisir di balik kejadian itu.
“Masa 20 orang? Ini bukan penjarahan, perampokan jatuhnya. Mana jam setengah 5 subuh lagi,” timpal pengguna lain yang tampak geram.
Sementara itu, sebagian warganet menyoroti bagaimana kejadian tersebut memperlihatkan sisi gelap dari situasi sosial yang semakin memanas.
"Kok kesannya orang-orang ini kayak aji mumpung yah," komentar lainnya.
Penjarahan terhadap rumah Nafa Urbach menambah panjang daftar politisi dan publik figur yang menjadi sasaran kemarahan massa.
Sebelumnya, rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Eko Patrio di Kuningan, dan Uya Kuya di Pondok Bambu juga dilaporkan mengalami kerusakan dan penjarahan hebat.
Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Nafa Urbach maupun klarifikasi mengenai status rumah yang dijarah tersebut.
Berita Terkait
-
NasDem Ambil Sikap Tegas, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Resmi Dinonaktifkan dari DPR RI
-
Surya Paloh Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Sebagai Anggota DPR RI
-
Usai Eko Patrio dan Uya Kuya, Rumah Nafa Urbach Juga Dijarah Massa Subuh Tadi
-
Penjarahan Terorganisir Targetkan Menkeu dan Anggota DPR, Bagaimana Aksi Bisa Begitu Rapi dan Cepat?
-
Suara Tahan Tangis Nafa Urbach: Maafkan Semua Perkataan Saya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Penjelasan Ending Drama Korea No Tail To Tell, Kang Si Yeol Meninggal?
-
Fakta Malcolm X: Film Nondokumenter Pertama yang Menembus Kota Suci Makkah
-
3 Pernyataan Kontroversial Menag Nasaruddin Umar, Terbaru soal Zakat
-
Angkat Kisah Tragedi Woyla 1981, Film Kapal Terbang Dibintangi Naysilla Mirdad hingga Oka Antara
-
Bangga! Ariana Ivy Meriahkan Peluncuran Soundtrack Timun Mas in Wonderland
-
Jawaban Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei saat Anak Kecil Minta Didoakan Mati Syahid
-
Omar Daniel Masuk UGD, Tetap Lanjut Syuting Demi Kejar Deadline
-
Dituding Pansos Usai Singgung Istri Virgoun Hamil Duluan, Begini Pembelaan Luna Alhamdy Putri
-
Buntut Perang AS vs Iran, Bandara King Abdulaziz Terbitkan Surat Peringatan Perjalanan
-
Luna Maya Terseret Arus Sungai Saat Syuting Film Suzzanna, Begini Kronologinya