- Ribuan massa menyerbu dan menjarah rumah artis Nafa Urbach.
- Petugas keamanan kewalahan karena jumlah massa yang sangat besar.
- Penjarahan terjadi dalam dua gelombang massa yang agresif.
Suara.com - Petugas keamanan di komplek kediaman Nafa Urbach di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan hanya bisa pasrah saat ribuan massa menyerbu dan menjarah rumah sang artis pada Minggu pagi, 31 Agustus 2025.
Syamsul, salah satu petugas, mengaku tak mampu berbuat banyak karena jumlah massa yang luar biasa besar.
Padahal, pihaknya sudah mendapat informasi akan ada pergerakan massa dan telah bersiaga.
"Kami dengarnya dari sore, katanya massa mau ke rumah Nafa gitu. Makanya kami siaga di sini, dari warga, dari sekuriti," kata Syamsul.
Namun, jumlah massa yang datang di luar dugaan, dan membuat petugas keamanan tak berkutik.
Ia menggambarkan betapa mencekamnya situasi saat mencoba bernegosiasi.
"Kalau kami ngomong sedikit aja, kami langsung disekak sama dia gitu," ujarnya.
Pihaknya terpaksa membiarkan massa berjumlah sekitar 30 orang untuk masuk dan menghindari bentrokan yang lebih parah.
Bahkan saat gelombang kedua datang, upaya untuk memberi tahu bahwa rumah sudah dijarah pun sia-sia.
Baca Juga: Harga Sebuah Ucapan: Kursi DPR Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan Usai Lukai Hati Publik
"Kami udah bilang, 'Tadi sudah dijarah', gitu loh. Barang-barangnya sudah habis," katanya menirukan ucapannya kepada massa.
Namun, massa gelombang kedua yang lebih agresif tetap merangsek masuk dan mengambil sisa barang yang ada.
"Dia nggak percaya, akhirnya mencoba untuk 'Saya mau lihat, saya mau lihat'," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rumah Dijarah Massa, Eko Patrio dan Uya Kuya Susul Sahroni-Nafa Urbach Mundur dari DPR
-
Rumah Ludes Dijarah Massa, Harta Nafa Urbach Tembus Rp20 Miliar Tanpa Utang
-
Detik-Detik Mencekam Penjarahan di Rumah Nafa Urbach, Massa Datang Dua Gelombang Saat Subuh
-
Kondisi Rumah Nafa Urbach di Bintaro, TV hingga Pakaian Dalam Ludes Dijarah
-
Terungkap! Ini Kesalahan Fatal Sahroni & Nafa Urbach yang Membuat Surya Paloh Tak Beri Ampun
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia
-
Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka
-
Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat
-
Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi