Nafa Urbach sedang berada di kota ini saat terjadi penjarahan (Instagram)
Pukulan terbaru datang ketika akun Instagram-nya, @nafaurbach, dengan lebih dari 4 juta pengikut, mendadak hilang dan tidak bisa diakses.
Nafa Urbach kini menghadapi krisis berlapis kehilangan posisi politik, menjadi target amarah publik, dan kini kehilangan platform media sosial utamanya, semua terjadi saat ia justru sedang menjalankan tugasnya jauh dari pusat ibu kota.
Komentar
Berita Terkait
-
Rumah yang Dijarah Ternyata Milik Mantan Suami, di Mana Hunian Nafa Urbach Sebenarnya?
-
DPR RI Nonaktifkan Sahroni, Nafa Urbach Hingga Uya Kuya, Begini Kondisi Ruang Kerja Mereka
-
Ahmad Sahroni Dan Nafa Urbach Dinonaktifkan NasDem: Netizen Geram, Minta Dipecat
-
Profil Zack Lee, Kontrakan Mantan Suami Nafa Urbach Jadi Korban Penjarahan Salah Sasaran
-
Dianggap Pemicu Kerusuhan, Akun Instagram Nafa Urbach Mendadak Hilang Usai Rumahnya Dijarah Massa
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Agnez Mo Hadiri Bukber di Dubai, Sikap Aslinya Dibongkar Orang Dalam
-
Fairuz A Rafiq Bicara soal Diam Usai Kakaknya Ditangkap KPK, Ogah Terseret?
-
Bentuk Rudal dan Meriam untuk Pertahanan Udara Indonesia Jadi Olokan Netizen
-
Dihantam Rudal Iran, Hotel Mewah Rp5,4 T di Dubai Dibombardir Review Bintang 1
-
Sinopsis Pinocchio Unstrung, Obsesi Boneka Kayu Demi Jadi Manusia
-
Musdalifah Cosplay Jadi Istri Gubernur Kaltim: Bangsawan Beli Takjil
-
Istri Meninggal dalam Kecelakaan, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Hidup Pengemudi Jupiter MX
-
Ada Rp33 Miliar Royalti Lagu Belum Diklaim di LMKN
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Medis, Terbaru Doctor Shin
-
Perang Iran vs AS-Israel Hari Keempat: Trump Klaim Tewaskan 48 Pemimpin Iran