- Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, hingga Eko Patrio resmi dinonaktifkan sebagai anggota DPR.
- Kondisi ruang kerja mereka pasca-penonaktifan sebagai anggota DPR.
- Kenaikan tunjangan anggota DPR RI.
Suara.com - Sejumlah anggota DPR RI yang sempat menjadi sorotan publik kini telah resmi dinonaktifkan. Mereka di antaranya adalah Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), Surya Utama (Uya Kuya), dan Adies Kadir.
Repoter Suara.com mencoba menelusuri kondisi ruang kerja mereka pasca-penonaktifan, Senin (1/9/2025).
Fraksi NasDem: Sepi dan Terkunci Rapat
Tim Suara.com memulai penelusuran di ruang Fraksi NasDem DPR RI, yang terletak di lantai 21, 22, dan 23 Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.
Ruang kerja Ahmad Sahroni dari Fraksi NasDem, dengan nomor 2311 di lantai 23, terlihat sepi dan terkunci rapat. Hanya terdapat plang nama bertuliskan "DR. H. Ahmad Sahroni, SE, M.IKom" dan nomor ruangan.
Di depan pintu, terlihat pengharum ruangan dan beberapa tanaman kecil. Situasi serupa juga terlihat di ruangan anggota dewan Fraksi NasDem lainnya di sekitar lokasi.
Minimnya aktivitas di area tersebut sebagian besar disebabkan oleh kebijakan Work From Home (WFH) bagi sebagian besar pegawai. Hanya petugas kebersihan yang terlihat lalu-lalang.
Berlanjut ke lantai 22, ruang kerja Nafa Urbach (nomor 2227) juga dalam kondisi tertutup rapat. Seorang petugas kebersihan yang mengantar tim Suara.com menyampaikan bahwa Nafa Urbach memang sudah jarang terlihat, terutama sejak menjadi sorotan. Namun, ia memastikan bahwa barang-barang milik Nafa masih tersimpan di dalam ruangan.
"Orangnya enggak ada, barang-barangnya masih ada," kata petugas tersebut pada Senin (1/9).
Baca Juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing Milik Uya Kuya, Ungkap Kondisinya Memprihatinkan
Fraksi PAN: Pintu Tertutup dan Penjagaan Ketat
Penelusuran dilanjutkan ke Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di lantai 19 dan 20, yang juga tampak sepi. Ruangan kerja Uya Kuya di lantai 19 juga tertutup rapat.
Petugas keamanan di Fraksi PAN hanya mengizinkan pengambilan gambar kondisi pintu yang tertutup, sementara nomor ruangan Uya terlihat ditutupi.
Untuk ruang kerja Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), tim Suara.com tidak diizinkan untuk melihat atau mengambil gambar kondisi baik di dalam maupun di sekitar ruangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025