- Pendapatan Rp100 juta tak akan mencukupi anggota DPR
- Anggota DPR selalu memikirkan biaya kampanye untuk periode selanjutnya
- Biaya untuk kembali mencalonkan sebagai anggota dewan butuh biaya banyak
Suara.com - Mantan anggota DPR sekaligus Puteri Indonesia 2001, Angelina Sondakh, membuat pengakuan mengejutkan terkait pendapatan sebagai wakil rakyat.
Angie, sapaan akrabnya, secara terang-terangan menyebut nominal yang diterima tidak akan pernah cukup untuk memenuhi semua kebutuhan anggota DPR.
Ucapan tersebut disampaikan Angie saat menjadi bintang tamu di acara FYP. Awalnya, Irfan Hakim sebagai host melontarkan pertanyaan yang kerap membuat publik penasaran, yakni besaran gaji anggota DPR.
Di sana, terpampang rincian gaji DPR yang lebih dari Rp 100 juta per bulan. Gaji tersebut, termasuk tunjangan rumah dinas yang kini menjadi polemik.
Tanpa ragu, Angelina Sondakh memberikan jawaban singkat namun menohok. Menurutnya, berapa pun nominalnya, jumlah tersebut tidak akan mencukupi.
"Karena ini nggak akan cukup," jawab Angelina Sondakh dengan tegas di Instagram FYP Trans 7 pada Senin, 1 September 2025.
Angelina Sondakh kemudian membeberkan salah satu alasan utama mengapa pendapatan resmi tersebut terasa kurang.
Menurutnya, seorang politisi harus memikirkan biaya untuk kampanye berikutnya jika ingin kembali terpilih.
"Karena kita ini akhirnya ingin nyalon lagi, ya kan? Kita ingin mendapatkan kepercayaan rakyat lagi, maka of course... biayanya juga mungkin tidak sedikit," jelasnya.
Baca Juga: Angelina Sondakh Blak-blakan Sisi Gelap DPR: Sangat Kotor, Uang Jadi Candu
Lebih lanjut, Angie, begitu sang artis akrab disapa menyoroti bagaimana konsep "cukup" atau "besar" sangatlah relatif bagi setiap orang.
Sebuah nominal yang fantastis bagi masyarakat umum bisa jadi dianggap kecil oleh kalangan tertentu.
"Buat sebagian orang, seratus empat puluh juta itu besar sekali. Tapi buat sebagian lagi, 'Hah? Cuma segitu?'" ucapnya, memberi gambaran.
Ibu dari Keanu Massaid ini juga menambahkan bahwa seorang anggota dewan dituntut untuk terus membangun komunikasi intensif dengan konstituennya, yang tentu saja memerlukan biaya.
Pada akhir perbincangan, Irfan Hakim pun menarik sebuah kesimpulan dari seluruh penjelasan Angelina Sondakh.
Host FYP itu menyimpulkan bahwa untuk menjadi seorang wakil rakyat, seseorang tidak bisa hanya mengandalkan gaji.
Berita Terkait
-
Para Pencari Tuhan Kembali Kasih Sindiran Menohok, Bandingkan Gaji Guru dan Anggota DPR
-
Dipandu Irfan Hakim, Tabligh Akbar Penyejuk Hati Hadirkan Deretan Penceramah Ternama
-
Ultah ke-39, Raffi Ahmad Dapat Kado Kendaraan Akhirat dari Irfan Hakim
-
Disudutkan Teman Artis Denada, Ressa Rizky Rossano Klaim Disalahkan atas Boikot Ibunya
-
Tim Hukum Ressa Rizky Rossano Anak Denada Semprot Irfan Hakim dan Iis Dahlia: Jangan Ikut Campur!
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Agnez Mo Hadiri Bukber di Dubai, Sikap Aslinya Dibongkar Orang Dalam
-
Fairuz A Rafiq Bicara soal Diam Usai Kakaknya Ditangkap KPK, Ogah Terseret?
-
Bentuk Rudal dan Meriam untuk Pertahanan Udara Indonesia Jadi Olokan Netizen
-
Dihantam Rudal Iran, Hotel Mewah Rp5,4 T di Dubai Dibombardir Review Bintang 1
-
Sinopsis Pinocchio Unstrung, Obsesi Boneka Kayu Demi Jadi Manusia
-
Musdalifah Cosplay Jadi Istri Gubernur Kaltim: Bangsawan Beli Takjil
-
Istri Meninggal dalam Kecelakaan, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Hidup Pengemudi Jupiter MX
-
Ada Rp33 Miliar Royalti Lagu Belum Diklaim di LMKN
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Medis, Terbaru Doctor Shin
-
Perang Iran vs AS-Israel Hari Keempat: Trump Klaim Tewaskan 48 Pemimpin Iran