- Erina Gudono ikut menyuarakan gerakan rakyat lewat simbol warna pink dan hijau di media sosial, namun aksinya dianggap sekadar pencitraan.
- Simbol pink dan hijau yang digunakan memiliki makna mendalam dalam gerakan rakyat, mewakili keberanian dan pengorbanan rakyat kecil.
- Simbol pink dan hijau yang digunakan memiliki makna mendalam dalam gerakan rakyat, mewakili keberanian dan pengorbanan rakyat kecil.
Suara.com - Erina Gudono ikut menyuarakan gerakan rakyat melalui unggahan di media sosial dengan simbol warna pink dan hijau.
Aksi dari istri Kaesang Pangarep sekaligus menantu mantan Presiden Joko Widodo sontak menuai sorotan di media sosial.
Dalam postingannya, Erina menuliskan kalimat, "Small act of kindness yang bisa kita lakukan hari ini," dengan font berwarna pink.
"Beli dagangan UMKM di dekat rumah atau pesan via aplikasi online," lanjutnya, dengan font warna hijau.
Erina juga membagikan informasi penting berupa beberapa kontak darurat dari lembaga negara seperti Komnas HAM hingga LPSK agar mudah diakses publik.
Tulisannya menggunakan font berwarna pink di atas latar belakang hijau.
Alih-alih menuai pujian, unggahan Erina justru memicu hujatan tajam dari warganet yang menilai aksinya hanya pencitraan semata.
Salah satu komentar pedas datang dari warganet yang menuliskan, "Buat pemerintah beserta keluarga rezim, PENUHI gugatan 17+8."
"Temui rakyat lo yang demo di jalan, kasih tahu ke pasangan, ortu, atau mertua lo buat DENGARIN suara rakyat. Gak butuh instastory repost/template dari lo," lanjut warganet tersebut.
Baca Juga: PSI Bongkar Upaya Adu Domba Jokowi-Prabowo: Dalang di Balik Kerusuhan Terungkap?
Ada pula komentar yang menyindir keras Erina yang merasa bahwa dirinya warga sipil, padahal dia termasuk target masyarakat.
Tidak berhenti di situ, kritik lain menyinggung status Erina sebagai adik ipar dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Kamu sebenarnya bisa langsung bilang ke Gibran dan ke mertua kamu soal kekacauan ini, tapi tidak," tulis warganet.
"Kamu malah pilih gaya pencitraan dan menikah masuk ke keluarga Jokowi. Nikmatin tuh uang haram. Ya Allah, istigfar, Marie Antoinette."
Sindiran personal juga turut bermunculan, menyinggung isu yang ramai menyebut bahwa Erina Gudono memiliki mau ketiak.
Penggunaan simbol warna pink dan hijau sendiri dalam beberapa hari terakhir bukan sekadar pilihan estetika, melainkan bagian dari simbol penting gerakan rakyat dengan tuntutan 17+8.
Berita Terkait
-
Aksi Demo Dianggap Cuma Formalitas, Ferry Irwandi Balas Menohok
-
Pendidikan Abigail Limuria: Aktivis Muda yang Viral Usai Bongkar Fakta Demo Indonesia di Al Jazeera
-
Pesan Teroris untuk Pemerintah dalam Film 13 Bom di Jakarta, Relate dengan Kondisi Terkini
-
Aktivis '98 Desak Prabowo Rombak Total Kabinet Pasca-Demo Berdarah
-
Angin Segar dari Senayan: Pimpinan DPR Janji Lobi Kapolri untuk Bebaskan Mahasiswa
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!
-
Pro Kontra Foto Anniversary Luna Maya dan Maxime Bouttier: Nilai Seni vs Menyimpang
-
Ashari Kiai Cabul Pati Sogok Korban Agar Cabut Laporan, Ditolak sampai Berujung Ancaman