- Nikita Mirzani mengeluh sakit gigi dan merasa tidak sanggup mengikuti sidang, sehingga majelis hakim menunda persidangan hingga 11 September 2025.
- Nikita menyebut telah mencoba berobat, namun fasilitas medis di Rutan Pondok Bambu tidak mendukung perawatannya.
- Hakim meminta Nikita segera periksa ke dokter agar kondisi kesehatannya bisa dipastikan secara resmi sebelum sidang selanjutnya.
Suara.com - Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan yang menjerat artis Nikita Mirzani digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 4 September 2025.
Dalam persidangan, Nikita dihadirkan secara online dari Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Hakim ketua terlebih dahulu menanyakan kondisi kesehatan terdakwa sebelum sidang dimulai.
“Mohon maaf Yang Mulia, saya kurang sehat karena sakit gigi, crown (gigi) saya pecah,” kata Nikita dalam tayangan video.
Hakim kemudian memastikan apakah Nikita masih sanggup mengikuti jalannya persidangan.
“Saya agak keleyangan kepalanya Yang Mulia, dari kemarin,” jawab ibu tiga anak.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) sendiri mengaku baru mendapat informasi terkait sakit gigi Nikita pada pagi hari sebelum sidang.
“Baru tadi pagi, Yang Mulia. Baru tadi pagi kami menerima informasi bahwasanya terdakwa sakit gigi,” ujar jaksa.
Salah satu penasihat hukum Nikita Mirzani lalu meminta agar sidang ditunda mengingat kondisi kliennya.
Baca Juga: Alasan Pengacara Vadel Badjideh Laporkan Fahmi Bachmid, Ternyata Berkaitan dengan Obat
“Dengan dalam kondisi seperti ini, tentu kita harus menghargai juga bahwa tidak bisa dilanjutkan proses persidangan ini, dan tidak ada salahnya bahwa kita bisa menunda persidangan ini di minggu depan,” ujar kuasa hukum Nikita.
Setelah mempertimbangkan keterangan dari terdakwa, jaksa, dan penasihat hukum, majelis hakim akhirnya menunda persidangan.
“Jadi untuk hari ini, kami setelah musyawarah, kami akan tunda ya,” kata hakim ketua.
Hakim juga meminta Nikita segera memeriksakan kondisi kesehatannya secara resmi agar ada kepastian.
“Pada terdakwa ya, agar segera ke dokter biar kami ada kepastian sakit atau tidak,” tegas hakim ketua.
Menanggapi hal tersebut, Nikita menyebut dirinya sudah mencoba berobat, tetapi fasilitas medis di rutan tidak memadai.
Berita Terkait
-
Vadel Badjideh Dituntut 12 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar!
-
Nikita Mirzani: Kalau Demo Jadi Alasan Untuk Mencuri, Jangan Sebut Itu Perjuangan
-
Babak Baru Kasus Nikita Mirzani: Oky Pratama Diduga Peringatkan Bos Skincare yang Diperas
-
Emoji Tawa Jadi Senjata Nikita Mirzani untuk Patahkan Tuduhan Peras Bos Skincare Rp15 Miliar
-
Siapa Melvina Husyanti, Saksi Sidang yang Menyudutkan Nikita Mirzani Dalam Sidang Pemerasan?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya