- Kalau demo jadi alasan untuk mencuri, jangan sebut itu perjuangan
- Nikita menegaskan perjuangan seharusnya untuk menyadarkan
- Fokus pada tujuan awal
Suara.com - Aksi demonstrasi di berbagai daerah di Indonesia berujung kerusuhan, perusakan fasilitas umum, hingga penjarahan.
Situasi ini menuai perhatian berbagai pihak, termasuk artis kontroversial Nikita Mirzani.
Dalam unggahan di akun TikTok @nikitamirzanimawardi173, Nikita menyoroti kondisi negeri yang semakin jauh dari kata kondusif.
Ia menilai bahwa aksi-aksi yang berakhir dengan perusakan tidak lagi mencerminkan perjuangan.
"Hari ini kita melihat negeri ini makin jauh dari kondusif. Fasilitas umum hancur, penjarahan di mana-mana. Kalau demo jadi alasan untuk mencuri, jangan sebut itu perjuangan. Kasihan pemilik toko, mereka juga rakyat biasa," tulis Nikita dilihat Minggu 31 Agustus 2025.
Nikita menyebut bahwa bangsa Indonesia tidak boleh terpecah hanya karena perbedaan.
"Walaupun kita berbeda agama, berbeda keyakinan, tapi kita tetap satu Indonesia," ujarnya.
Nikita menegaskan bahwa perjuangan yang sedang berlangsung bukanlah untuk menghancurkan, melainkan untuk menyadarkan.
"Perjuangan ini bukan untuk menghancurkan, tapi untuk menyadarkan. Bukan untuk menambah luka, tapi untuk mencari keadilan," ucapnya.
Menurutnya, kondisi saat ini harus disikapi dengan bijak dan tidak terprovokasi.
"Jangan mau terprovokasi, jangan sampai kita diadu. kita harus tetap teguh. Fokus pada tujuan awal," katanya.
Postingan Nikita Mirzani pun mendapat beragam komentar dari warganet.
"Ancurrr Indonesia sekarang cuma gara gara DPR," tulis warganet.
"Boleh demo tapi jangan anarkis, kasihan yg gak tau apa-apa jadi korban, mereka juga punya keluarga," ucap wargent.
"Gimana ini ya allah aku ga ada mata pencaharian buat beli beras aja g ada anakku msih kecil. kita usaha kecil makin terpuruk ga ada yg mau bantu," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
PDIP Ambil Posisi Penyeimbang, Pengamat Ingatkan Risiko Hanya Jadi Pengkritik
-
PDIP Pilih Jadi 'Penyeimbang': Strategi Cerdas atau Sekadar Oposisi Abu-Abu?
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Viral Momen Haru Insanul Fahmi Ketemu Anak, Wardatina Mawa Wanti-Wanti: Tolong Jangan Digoreng!
-
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi
-
Bentuk Telinga Roby Tremonti Dianalisis Pakai Ilmu Kuno Tiongkok, Apa Hasilnya?
-
Sinopsis The Dealer, Jung So Min dan Lee Soo Hyuk Guncang Dunia Kasino di Drakor Terbaru Netflix
-
6 Drama Member NCT, Terbaru Jisung Bintangi Crash 2
-
Viral Isu Kak Seto Curi Hak Cipta, Siapa Kreator Asli Si Komo?
-
Baru Rilis di Netflix, 5 Fakta Menarik Can This Love Be Translated?
-
Fakta Album Baru BTS ARIRANG, Begini Cara ARMY Indonesia Membelinya
-
Lelah Tunggu Anak Sule, Teddy Pardiyana Akhirnya Gugat Penetapan Ahli Waris Lina Jubaedah
-
Kejang-Kejang, Farida Nurhan Dilarikan ke Rumah Sakit