- Ernest Prakasa mengingatkan sesama pejuang tuntutan rakyat agar tidak terpecah belah.
- Ia menegaskan bahwa perbedaan cara berjuang adalah wajar dan harus dihargai.
- Persatuan dinilai lebih penting, karena perpecahan hanya akan menguntungkan pihak yang dilawan.
Suara.com - Sutradara sekaligus komika, Ernest Prakasa menyentil kondisi terkini dengan sebuah pesan tajam mengenai persatuan.
Lelaki 43 tahun menyoroti adanya potensi perpecahan di antara kalangan yang sama-sama sedang berjuang mengawal tuntutan 17+8 rakyat.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ernest mengingatkan bahaya laten dari sebuah pertikaian internal.
Unggahan tersebut dibagikan oleh penulis sekaligus sutradara film "Cek Toko Sebelah" itu pada hari Senin, 8 September 2025.
Dalam unggahannya, Ernest menampilkan sebuah gambar dengan tulisan yang lugas dan penuh makna.
"Cara berjuangnya beda, tapi musuhnya sama," kata dia.
Kalimat berikutnya pun tak kalah menusuk, seolah menjadi pengingat bagi banyak pihak yang mungkin terlena.
"Kalau sesama pejuang cekcok, musuh pun gembira," tutur Ernest.
Ayah dua anak ini kemudian menjabarkan lebih lanjut maksud dari pesannya melalui keterangan unggahan yang ia tulis.
Baca Juga: Anggap Kisruh Pestapora 2025 Tuntas, Soleh Solihun: Jangan Lupa Kawal Tuntutan ke Pemerintah
Ia menekankan bahwa perbedaan cara atau preferensi dalam menyuarakan aspirasi adalah hal yang wajar dan boleh-boleh saja, namun perpecahan adalah hal yang tabu.
"Nggak suka ijo-pink? Boleh. Nggak suka turun ke jalan? Boleh. Nggak suka tokoh tertentu yang lantang bersuara? Boleh," tulis Ernest.
Namun, sutradara film "Imperfect" ini lantas memberikan penegasan dari inti pesan yang coba disampaikan.
"Yang nggak boleh? Terpecah belah," tegasnya.
Ernest, yang memulai karirnya di industri hiburan sebagai seorang komika, mengajak semua pihak untuk kembali mengingat tujuan utama dari perjuangan yang sedang dilakukan.
Ia menegaskan bahwa niat dan tujuan bersama jauh lebih penting daripada perbedaan cara dalam prosesnya.
Tag
Berita Terkait
-
Belum Sehari Jadi Menteri, Menkeu Purbaya Sudah Bikin Kontroversi Soal 17+8, Auto Banjir Kritikan
-
Menagih Kembali Tuntutan Rakyat 17+8, Sudah Sejauh Mana?
-
Pandji Pragiwaksono Blak-blakan Skakmat Menkeu Baru Purbaya: Yang Gini-gini Bikin Orang Demo!
-
Ucapan Nyelekit Menkeu Purbaya Bikin Joko Anwar Syok, Publik Ikut Geram: Kata-katamu Setajam Silet!
-
Solusi Menkeu Baru Soal 17+8 Tuntutan Rakyat: Bikin Ekonomi Ngebut Biar Rakyat Sibuk Cari Makan Enak
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!
-
Pro Kontra Foto Anniversary Luna Maya dan Maxime Bouttier: Nilai Seni vs Menyimpang
-
Ashari Kiai Cabul Pati Sogok Korban Agar Cabut Laporan, Ditolak sampai Berujung Ancaman
-
Selamat Jalan Legenda, James F. Sundah Pencipta Lagu Lilin Lilin Kecil Meninggal di New York
-
Tolong Carikan Kerja untuk Wanita Ini: Dia Dipecat Gara-Gara Tolak Ajakan Mesum Bosnya
-
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati
-
Drama Harga Es Jeruk di Hammersonic 2026, Bos Promotor sampai Turun Tangan
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru
-
Tetap Humble di Usia 30 Tahun, Intip Rahasia Sheila on 7 Tetap Disayang Sheilagank