- Gaji DPR tetap naik meski tunjangan rumah dinas dihapus.
- Muncul tiga honorarium baru yang nilainya jauh lebih besar.
- Total gaji bersih DPR naik lebih dari 14 juta.
Suara.com - Nadin Amizah turut menyoroti gaji anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang belakangan menjadi perbincangan. Terlebih dengan adanya tunjangan rumah dinas Rp 50 juta.
Kini, dengan adanya 17+8 tuntutan rakyat, ada perubahan dalam gaji DPR. Tunjangan rumah dinas tak lagi ada.
Namun jika diakumulasi, gaji DPR justru naik bahkan lebih dari 14 juta. Hal inilah yang kemudian ikut menjadi sorotan Nadin Amizah.
Melalui Instagram Story miliknya, pelantun lagu "Bertaut" ini mengunggah ulang sebuah bagan yang membandingkan rincian gaji anggota dewan sebelum dan sesudah adanya "17+8 tuntutan rakyat".
Berdasarkan bagan yang dibagikan, gaji pokok dan beberapa tunjangan dasar seperti tunjangan suami/istri serta anak memang tidak berubah, yakni tetap di angka Rp 4,2 juta.
Namun, beberapa komponen lain justru menunjukkan perubahan drastis. Salah satunya adalah penghapusan tunjangan "Bantuan listrik dan telepon" sebesar Rp 7,7 juta dan "Asisten anggota" sebesar Rp 2,25 juta.
Meski ada komponen yang dihapus, muncul pos-pos pengeluaran baru yang nominalnya jauh lebih besar.
Hal ini yang kemudian menjadi sorotan utama dalam unggahan tersebut.
Terdapat tiga pos "Honorarium peningkatan fungsi dewan" yang sebelumnya tidak ada. Masing-masing untuk fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran. Setiap honorarium ini bernilai Rp 8.461.000.
Baca Juga: Viral Mulan Jameela Disebut Lulusan SMA hingga Tak Pantas Jabat Komisi VII DPR, Ini Faktanya
Jika ditotal, ketiga honorarium baru tersebut mencapai Rp 25.383.000 per bulan untuk setiap anggota dewan.
Akibatnya, *take home pay* atau gaji bersih yang diterima anggota DPR justru meroket dari Rp 51.352.090 menjadi Rp 65.595.730.
Nadin Amizah kemudian membagikan sederet pertanyaan kritis yang tertera pada unggahan tersebut.
Mempertanyakan transparansi di balik munculnya tunjangan-tunjangan baru dengan nilai fantastis.
"Mengapa rakyat perlu membayar Rp. 25.383.000 kepada setiap anggota DPR setiap bulan untuk 'honorarium peningkatan fungsi' yang tiba-tiba dimunculkan?" demikian keterangan di bagian bawah.
"Apa perbedaannya dengan tunjangan peningkatan fungsi?" bunyi kutipan dalam unggahan tersebut.
Selain itu, kenaikan pada pos tunjangan komunikasi juga dipertanyakan. Sebab nilainya melonjak dari Rp 15,5 juta menjadi Rp 20 juta per bulan.
"Mengapa tunjangan komunikasi 'intensif' dengan rakyat dinaikkan? Bagaimana rincian penggunaannya sehingga Rp. 20.033.000 diperlukan setiap bulan?" lanjut tulisan itu.
Berita Terkait
-
Lagi Rapat dengan Driver Ojol, Dasco Dipanggil Presiden Prabowo ke Istana
-
Serikat Ojol Ngadu ke DPR Minta Perpres Perlindungan Pekerja, Dasco Akan Temui Prabowo Siang Ini
-
Perintah Prabowo: Anggota DPR Gerindra Dilarang 'Flexing', Ahmad Dhani Usulkan RUU Anti-flexing
-
Pesan Prabowo untuk Anggota DPR Gerindra: Jaga Tutur Kata dan Gaya Hidup!
-
Adrian Maulana Tak Setuju Artis yang jadi Anggota Dewan Double Job
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Bak Film Bollywood, Lina Mukherjee Resmi Dipersunting Lelaki Italia di Pernikahan Impiannya
-
Kevin Gusnadi Umur Berapa? Pacar Baru Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya
-
Fajar Nugra Gunakan Pakaian Dalam Wanita untuk Pelet di Film Pemikat Jiwa
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota