- Fariz RM divonis 10 bulan penjara kasus narkoba.
- Ia bersyukur dan anggap vonis kado untuk ulang tahun anaknya.
- Pengacara akan segera mengajukan permohonan pembebasan bersyarat untuknya.
Suara.com - Musisi senior Fariz Rustam Munaf atau lebih dikenal Fariz RM bisa sedikit bernapas lega setelah menerima vonis ringan atas kasus narkoba yang menjeratnya untuk keempat kali.
Putusan 10 bulan bui dan denda Rp800 juta subsider 2 bulan kurungan yang dijatuhkan majelis hakim ia terima dengan penuh rasa syukur yang mendalam.
"Yang pertama sekali, terima kasih. Alhamdulillah, saya berterima kasih sekali pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan tim penasihat hukum saya, yang telah bekerja keras membantu saya untuk melalui proses hukum yang menghasilkan keputusan yang, alhamdulillah, saya syukuri," kata Fariz RM.
Semakin terasa spesial bagi pelantun "Sakura" karena vonis ringan kebetulan bertepatan dengan hari kelahiran putra bungsunya.
"Dan juga, ini adalah hari yang baik ya. Tanggal 11 September ini adalah ulang tahun anak saya yang bungsu. Insyaallah, moga-moga ini menjadi kado buat dia juga," tutur Fariz RM.
Dengan vonis 10 bulan penjara, jalan Fariz RM untuk kembali menghirup udara bebas kini terbuka lebih cepat.
Kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, telah menyiapkan langkah strategis untuk mengajukan pembebasan bersyarat.
Deolipa menjelaskan bahwa Fariz RM telah menjalani masa tahanan selama kurang lebih 7 bulan, yang berarti telah memenuhi syarat untuk mengajukan pembebasan.
"Ketika inkrah, maka kami sebagai kuasa hukum akan mengajukan permohonan-permohonan untuk kebebasan bersyarat dari seorang Fariz RM," tegasnya.
Baca Juga: Gamang Tuntut Fariz RM? Sidang Ditunda Dua Kali, Pengacara Ungkap Adanya Dilema Jaksa
Fariz RM sendiri menyatakan tidak mengajukan banding atas vonis 10 bulan hakim.
Harapan Deolipa, jaksa penuntut umum juga mengambil pilihan serupa agar permohonan bebas bersyarat kliennya bisa segera diproses.
"Nanti diupayakan via lapas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Berulang Kali Ditangkap, Fariz RM Divonis 10 Bulan Penjara dan Denda Rp 800 Juta
-
Tak Mau Ada Banding, Fariz RM Pasrah Apapun Pun Vonis Hakim
-
Jaksa Tolak Pembelaan Fariz RM, Status Legenda Dipertanyakan: Apa Kontribusi Dia untuk Negara?
-
Sindir Prabowo, Pengacara Minta Fariz RM Dapat Abolisi: Koruptor Saja Dikasih
-
Fariz RM Dituntut 6 Tahun Penjara, Jaksa: Tidak Dukung Pemerintah Berantas Narkoba
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV