- Pendidikan Gibran tak tercantum di dalam dokumen KPU
- Hotman Paris mengkritik keras KPU
- Tak ada dasar hukum menutupi pendidikan terakhir capres dan cawapres
Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan kritik pedas terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Kritik yang disampaikan terkait kebijakan kontroversial KPU yang sempat menutup akses publik terhadap dokumen persyaratan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), termasuk ijazah.
Sebagai pemandu acara Hotroom Metro TV, Hotman tak segan mempertanyakan logika di balik keputusan KPU yang dinilai janggal tersebut.
"Dari segi hukum, landasan hukumnya ada nggak?" tanya Hotman dalam video yang diunggah ke YouTube pada Rabu, 17 September 2025 itu.
Lelaki berjuluk 'Raja Pailit' itu bahkan membandingkan kebijakan KPU yang terkesan tertutup dengan praktik transparansi yang selama ini dijalankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hotman menyoroti bagaimana Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), yang notabene berisi data finansial sensitif, justru wajib diumumkan kepada publik demi akuntabilitas.
Ia pun heran mengapa dokumen persyaratan seperti ijazah, yang seharusnya menjadi informasi dasar bagi pemilih, malah dirahasiakan oleh KPU.
"Misalnya, laporan harta kekayaan. Itu kan oleh KPK malah dibuka ke publik. Kok ini nggak boleh?" kata Hotman lagi.
Kecurigaan pun dilontarkan oleh Hotman mengenai kemungkinan adanya niat tersembunyi di balik penerbitan Surat Keputusan (SK) tersebut.
Baca Juga: Usai Kunjungan Gibran, Kemendagri Janji Perbaiki Program Kesehatan dan Pendidikan di Papua!
Dengan gaya khasnya, pengacara 65 tahun secara blak-blakan menanyakan apakah ada motivasi untuk melindungi figur atau kepentingan tertentu dengan menutup akses dokumen tersebut.
Pertanyaan tajam ini seolah menyindir adanya standar ganda dalam penerapan prinsip transparansi di lembaga negara.
"Kalau begitu motivasinya apa? Mau melindungi seseorang atau apa?" tanya Hotman dengan tajam.
Usai menjadi perdebatan publik, KPU membatalkan aturan tersebut. Namun, publik terlanjut marah dan penasaran apa pertimbangan sempat mewacanakan aturan terkait.
Sebelumnya, netizen juga dibuat heboh karena pendidikan terakhir Gibran Rakabuming Raka tak dicantumkan di dalam dokumen KPU.
Sementara pendidikan terakhir Mahfud MD yang ketika itu juga menjadi cawapres ditampilkan.
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Apresiasi Sikap Gibran Tanggapi Candaan Mens Rea: Bijak dan Paham Pop Culture
-
Pemerintah Mau Tambah 111 Unit Rumah Huntara di Tamiang Hulu
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
-
Hotman Paris Geram, Sebut Minta Maaf ke Penjual Es Tak Hapus Dosa Aparat
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Apresiasi Sikap Gibran Tanggapi Candaan Mens Rea: Bijak dan Paham Pop Culture
-
Setahun Barbie Shu Meninggal, Momen Jerry Yan dan Vic Chou Kunjungi Makamnya Bikin Heboh!
-
Siapa Ayah Kandung Ressa? Adik Denada Sentil Sosok yang Rahasiakan Identitasnya
-
4 Potret Ressa Jadi Model di Tengah Tuntutan Pengakuan Anak ke Denada
-
Detail Trailer The Devil Wears Prada 2 Trending di YouTube, Dinanti Usai 20 Tahun
-
Sinopsis Film Netflix Even If This Love Disappears Tonight, Kala Pacarmu Hilang Ingatan Setiap Hari
-
Keadilan Terjawab! Peretas Ponsel Tiara Aurellie Divonis 15 Bulan Penjara
-
Pelaku Penganiayaan Kucing sampai Mati di Blora Diperiksa, Terancam 1,5 Tahun Bui
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Pilih Netflix untuk Tampilkan Mens Rea yang Berujung Pro Kontra
-
Sinopsis dan Pemeran Aira, Sinetron Baru yang Soroti Korban Pelecehan Seksual