Suara.com - Kasus hukum Vadel Badjideh atas laporan Nikita Mirzani telah memasuki agenda pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Vadel Badjideh divonis hukuman penjara sembilan tahun dan denda Rp1 miliar atas kasus persetubuhan dan aborsi terhada Laura Meizani putri Nikita Mirzani yang masih di bawah umur.
Menanggapi vonis tersebut, Hotman Paris Hutapea menilainya sebagai kesalahan strategi.
"Salah strategi hukum di awal kasus! Siapa pengacaranya?" tulis Hotman Paris sebagai caption unggahannya di Instagram yang membagikan video salah satu media tentang vonis Vadel Badjideh.
Sebagaimana diketahui, pengacara Vadel Badjideh saat ini adalah Oya Abdul Malik.
Sedangkan sebelumnya Vadel Badjideh didampingi Razman Nasution sebagai pengacara.
Pada April 2025, pihak Vadel Badjideh memecat Razman Nasution. Kendati begitu, Razman membantah dan mengaku mundur sendiri.
Pemecatan itu agaknya berkaitan dengan kasus Razman Nasution atas laporan Hotman Paris terkait kasus pencemaran nama baik yang membuatnya divonis 1,5 tahun penjara.
Masih di hari Rabu, 1 Oktober 2025, Hotman Paris membagikan video komentarnya terhadap kasus Vadel Badjideh.
Baca Juga: Hotman Paris Tak Peduli Razman Dirawat di Malaysia, Sarankan Sang Pengacara Pulang ke Kampung
"Makanya hati-hati kalau memakai pengacara," tegas Hotman.
Vadel Badjideh pun sebenarnya sudah diperingatkan Hotman Paris untuk tidak bersikap menantang saat awal menghadapi masalah hukum.
"Waktu itu kau berdansa-dansa, padahal kau punya kelemahan yaitu bahwa kamu itu ada tuduhan dengan cewek di bawah umur," tutur Hotman.
Menurut Hotman Paris, pengacara Vadel Badjideh diuntungkan seolah dirinya hebat dengan sikap sang klien yang berani menantang.
Analisa Hotman Paris terbukti benar, Vadel Badjideh divonis hukuman berat dan denda bernilai fantastis.
"Siapa yang salah? Coba Anda analisa. Yang salah Vadel apa kuasa hukumnya? Anda jawab sendiri," kata Hotman.
Tag
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Semprot Pengacara Vadel Badjideh, Sebut 'Ibu Berbentuk Bapak-Bapak'
-
Nikita Mirzani Tak Terima Vadel Badjideh Dihukum 9 Tahun Penjara: Selama-lamanya Lah!
-
Tantangan Ekstrem Pengacara Vadel Badjideh Lawan Vonis 9 Tahun, Bongkar Kuburan Janin LM
-
Nikita Mirzani Dicap Membinasakan Vadel Badjideh dengan Vonis 9 Tahun
-
Terbukti Setubuhi LM, Vadel Badjideh Janji Tagih Tanggung Jawab Hakim dan Jaksa di Akhirat
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Denise Chariesta Stres Berat, Bayi Tabung Rp1 Miliar yang Dijalaninya Gagal
-
Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran
-
Bahagia Jadi Oma, Maia Estianty Minta Maaf ke Anak dan Menantu Gara-Gara Sering Mengganggu
-
Zoe Kravitz Dampingi Harry Styles di Pembukaan Tur Dunia, Rumor Tunangan Makin Kuat
-
Sammy Simorangkir Hipnotis Senayan dalam Konser '20SSS' yang Penuh Haru
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Bikin Taka Melongo, Lautan Flashlight Cantik Warnai Konser One Ok Rock di Jakarta
-
Singgung Kisah Hijrah Uje, Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Tak Layak Umrah
-
Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik