- Misi kemanusiaan 'Global Sumud Flotilla' telah dihentikan oleh pasukan Israel
- Kapal yang diadang pasukan Israel membawa beragam bantuan
- Penculikan aktivis oleh pasukan Israel adalah tindakan ilegal
Suara.com - Aktivis Wanda Hamidah membawa kabar pilu dari Sisilia, Italia.
Ia melaporkan bahwa misi kemanusiaan 'Global Sumud Flotilla' telah dihentikan oleh pasukan Israel.
Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 2 Oktober 2025 kemarin, saat kapal sedang dalam perjalanan membawa bantuan.
Misi ini merupakan aksi solidaritas untuk rakyat Palestina yang sangat membutuhkan uluran tangan.
Kapal tersebut membawa beragam bantuan krusial yang ditujukan langsung bagi warga sipil.
Wanda merinci jenis bantuan yang diangkut oleh rombongan dalam misi kemanusiaan tersebut.
"Membawa bantuan-bantuan kemanusiaan seperti susu formula, makanan, alat penyaring air, dan juga mesin oksigen kepada rakyat Palestina," ujar Wanda Hamidah dalam laporannya di Instagram, Jumat, 3 Oktober 2025.
Menurutnya, para aktivis yang tergabung dalam misi tersebut bahkan telah diculik oleh pasukan Israel.
"Israel, pasukan Israel telah menculik para aktivis Global Sumud Flotilla dan menghentikan bantuan kemanusiaan yang dibawa Global Sumud Flotilla kemarin," tegasnya.
Baca Juga: FIFA Didesak Jatuhi Sanksi Israel, Gianni Infantino Angkat Bicara
Penghadangan terjadi tidak hanya di satu lokasi, melainkan di dua titik perairan strategis.
Wanda menyebut tindakan tersebut dilakukan di perairan internasional dan dilanjutkan hingga perairan Palestina.
"Telah dihentikan di perairan internasional, dan juga telah dihentikan oleh zionis Israel di perairan Palestina," ungkapnya.
Dengan lugas, Wanda Hamidah menyebut tindakan penghadangan oleh Israel adalah sebuah langkah ilegal.
Ia menegaskan bahwa Israel tidak memiliki hak yurisdiksi atas wilayah perairan tersebut.
"Dan ini adalah tindakan ilegal, karena perairan tersebut bukan milik zionis Israel," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pengacara Bela Sarwendah dari Tudingan Pesugihan di Gunung Kawi: Dia Kerja Keras Pagi Sampai Malam
-
Sarwendah Bantah Tuduhan Pesugihan di Gunung Kawi untuk Guna-Guna Ruben Onsu
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
-
Dicekik hingga Posel Disita, LPSK Ungkap Kondisi Trauma Mendalam Mantan ART Erin Taulany
-
LPSK Minta Laporan Balik Erin Taulany terhadap eks ART Dihentikan
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
Sinopsis The Invisible Man: Ancaman Kasat Mata Jadi Nyata, Lagi Tayang di Netflix
-
Sinopsis Premium Rush: Aksi Kurir Sepeda Hindari Polisi Korup, Tayang di Bioskop Trans TV
-
Ramai Seruan Boikot Naykilla, Buntut Terang-terangan Dukung LGBT
-
Sunan Kalijaga Minta Rieke Diah Pitaloka dan DPR RI Bersikap Adil soal Kasus Erin Taulany dan ART