-
Nadya Almira meluruskan narasi keliru terkait kecelakaan 13 tahun lalu.
-
Ia membantah tuduhan tak punya SIM dan mengaku anak jenderal.
-
Fitnah tersebut memberinya beban psikologis berat dan berbagai ancaman serius.
Suara.com - Denny Sumargo melalui siniar miliknya mempertemukan Nadya Almira dengan keluarga Adnan, korban kecelakaannya 13 tahun lalu yang kembali menjadi sorotan publik.
Di dalam podcast tersebut, Nadya Almira menceritakan kembali peristiwa kecelakaan 13 tahun silam dan apa yang telah dilakukan olehnya.
Namun, Nadya Alamira menyayangkan dengan narasi yang dibangun oleh Hanny, adik Adnan belakangan ini ketika mengungkit kembali peristiwa tersebut.
Meskipun niatnya untuk mendapat perhatian Nadya Almira, tetapi mantan artis FTV ini merasa narasi yang dibangun oleh Hanny lebih seram dari tudingan orang ketiga atau semacamnya.
"Saya mohon izin mau nanya, berita dengan narasi yang kamu sebar ini bukan seperti narasi selingkuh, orang ketiga dan nggak segampang itu," ujar Nadya Almira dengan nada tegas, seperti dikutip dari podcast yang tayang pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Nadya merinci tuduhan-tuduhan berat yang dialamatkan kepadanya, yang menurutnya sama sekali tidak sesuai dengan fakta.
"Ini tabrak lari dan tidak bertanggung jawab, ketawa-ketawa, tidak punya SIM, bilang saya anak jenderal dan segala macam," lanjut Nadya.
Dalam kesempatan tersebut, Nadya Almira dengan sigap membantah satu per satu tuduhan yang dilontarkan kepadanya.
Ia menyatakan memiliki bukti kuat untuk mematahkan narasi yang telah merugikannya.
Baca Juga: Usai Bantu Yai Mim, Aviwkila Diduga Alami Teror Gaib Berturut-turut
"Faktanya, enggak bang. Nadya punya SIM yang bisa dibuktikan. Dari awal Nadya punya mobil, Nadya punya SIM," jelasnya kepada Denny Sumargo.
Nadya Almira juga menepis tudingan dirinya mengaku anak jenderal ketika tragedi kecelakaan 13 tahun silam.
"Dan nggak ada Nadya bilang anak jenderal. Karena, mulut Nadya aja pecah jadi nggak mungkin bisa ngomong," ungkapnya.
Lebih jauh, Nadya Almira mengungkapkan dampak psikologis yang sangat berat akibat fitnah tersebut.
Narasi yang dibangun oleh pihak seberang tidak hanya mencoreng namanya, tetapi juga mengundang bahaya bagi dirinya.
"Dari narasi itu, timbulah ancaman-ancaman dan cacian. Ancamanlah yang ngeri," tuturnya dengan suara lirih.
Bagi Nadya Almira, tuduhan paling menyakitkan adalah ketika ia dicap sebagai seorang pembunuh.
Label tersebut menjadi beban mental yang luar biasa dan telah menghantuinya selama lebih dari satu dekade.
"Terus Nadya dibilang pembunuh, pembunuh gitu," ujar Nadya Almira.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Sanggup Lagi Biayai Pengobatan Korban yang Ditabrak, Nadya Almira Minta Bantuan Polisi
-
Tak Minta Ganti Rugi, Keluarga Korban Cuma Punya Satu Permintaan ke Nadya Almira
-
Insiden Kecelakaan 12 Tahun Terpendam, Nadya Almira Buka Suara: Nad Pingsan, Bangun Pas Dijahit
-
Akhirnya Terungkap! Kronologi Lengkap Versi Nadya Almira Menabrak Pengendara Motor
-
Tragis! Pemotor di Cengkareng Tewas Hajar Tiang, Sempat Terpental hingga Masuk ke Got
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah
-
Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru