- Ammar Zoni ditangkap karena edarkan narkoba di dalam Rutan Salemba
- DPR minta petugas Lapas yang terbukti terlibat diberikan hukuman
- Penangkapan Ammar Zoni hanya puncak gunung es dari masalah kronis
Suara.com - Kasus narkotika yang kembali menjerat aktor Ammar Zoni memasuki babak baru yang lebih mengkhawatirkan.
Bukan lagi sebagai pengguna, mantan suami Irish Bella ini diduga kuat menjadi pemasok narkoba bagi tahanan lain di Rutan Salemba. Fakta ini sontak memicu kecurigaan publik dan pengawasan ketat terhadap sistem keamanan lembaga pemasyarakatan.
Pertanyaan besarnya adalah, bagaimana barang haram tersebut bisa dengan mudah masuk dan beredar di lingkungan yang seharusnya steril dari kejahatan?
Dugaan adanya "kongkalikong" antara Ammar Zoni dengan oknum petugas lapas pun tak terhindarkan.
Sorotan tajam datang dari Anggota Komisi XIII DPR RI, Iman Sukri, yang menyebut lemahnya pengawasan di dalam lapas menjadi akar masalah.
Menurutnya, kasus Ammar Zoni hanyalah puncak gunung es dari masalah kronis yang terus berulang tanpa penyelesaian tuntas.
"Kasus seperti ini sudah berulang kali terjadi. Lapas seharusnya menjadi tempat pembinaan dan penghentian praktik haram, bukan malah menjadi tempat peredaran narkoba,” kata Iman dalam keterangannya, Kamis, 9 Oktober 2025.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa Ammar Zoni tidak bekerja sendiri. Plt Kasi Intel Kejari Jakarta Pusat, Agung Irawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menetapkan enam tersangka dalam jaringan ini, yaitu Ammar Zoni, A, AP, AM alias KA, ACM, dan MR. Para tersangka ini mendapatkan sabu dan tembakau sintetis langsung dari Ammar Zoni.
Terungkap pula bahwa Ammar Zoni memperoleh pasokan barang haram tersebut dari seseorang yang berada di luar Rutan Kelas I Jakarta Pusat Salemba.
Baca Juga: Ammar Zoni dan Komplotannya Edarkan Narkoba di Rutan, Aplikasi Zangi Terancam Diblokir
Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada celah keamanan serius yang dimanfaatkan, atau bahkan fasilitasi dari oknum internal.
Menanggapi hal ini, Iman Sukri mendesak pemerintah melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk melakukan reformasi total.
Ia menekankan perlunya evaluasi sistem kontrol internal, pengawasan berbasis teknologi, dan yang terpenting, peningkatan integritas para petugas.
"Perlu ada audit menyeluruh terhadap sistem keamanan dan petugas lapas. Jangan sungkan memberikan hukuman berat jika ada yang terbukti kongkalikong dengan jaringan narkoba," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa perang melawan narkoba akan sia-sia jika hanya menyasar peredaran di luar. Penjara sebagai benteng terakhir pembinaan justru menjadi sarang baru jika tidak segera dibersihkan.
"Tetapi juga harus memastikan bahwa tempat pembinaan seperti lapas benar-benar bersih dari praktik haram itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ammar Zoni Tak Bisa Buktikan Dugaan Pemerasan Rp300 Juta di Persidangan
-
Ammar Zoni Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Minta Keringanan Kasus Narkoba
-
Permintaannya Ditolak, Ammar Zoni Tetap Dikembalikan ke Nusakambangan Usai Sidang Selesai
-
Rekayasa Oknum! Ammar Zoni Tuntut Bukti CCTV Rutan, Sebut Jadi Kunci Kebenaran Kasus Narkoba
-
Suratnya Dibacakan, Ammar Zoni Ngaku Tulisannya Didikte Pihak Rutan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
Babak Baru Fariz RM Usai Bebas Penjara: Cuma Main Musik, Manajemen Diurus Keluarga
-
Bukan Sekadar Kuliner, RM Padang Payakumbuah Rilis Video Klip Bareng Davina Karamoy dan Laleilmanino
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock