-
Seorang siswa menulis surat jujur meminta agar menu ikan lele tidak disajikan lagi karena sering terbuang.
-
Petugas katering menanggapi surat itu dengan humor, memakan sisa lele sambil berkata tidak ada yang mubazir.
-
Video interaksi mereka viral dan dipuji warganet karena menunjukkan kepedulian, empati, dan keakraban di lingkungan sekolah.
Suara.com - Di tengah tumpukan nampan makanan sisa, sebuah interaksi sederhana namun mendalam antara seorang siswa dan petugas katering berhasil mencuri perhatian warganet.
Sebuah video yang kini viral menunjukkan momen ketika seorang petugas menemukan secarik surat dari siswa yang mengeluhkan menu ikan lele, namun respons yang diberikan sang petugas justru menjadi sorotan utama.
Video berdurasi singkat tersebut dibuka dengan suasana di area pencucian piring sebuah institusi pendidikan berasrama atau SPPG (Satuan Pelaksana Pelayanan Gedung.
Terlihat seorang petugas bersarung tangan biru sedang membersihkan sisa makanan dari nampan stainless steel.
Di antara sisa nasi dan lauk, ia menemukan selembar kertas kecil yang terlipat rapi.
"Wih, ada bacaan, Nics!" serunya kepada rekannya, menandakan penemuan yang tak biasa. Rasa penasaran pun menyelimuti mereka.
Dengan hati-hati, ia membuka surat itu.
Tulisan tangan yang lugas dan jujur khas seorang pelajar terpampang di sana, berisi sebuah permohonan yang tulus.
"Jangan lele lagi ya, dari pada nggak dimakan terus dibuang!! Mubazir ," tulis dalam surat tersebut.
Baca Juga: Keracunan MBG Masih Terjadi, JPPI Catat Ribuan Orang Jadi Korban dalam Sepekan
Pesan singkat itu tidak hanya sekadar protes, tetapi juga menyiratkan kepedulian.
Sang siswa tidak ingin makanan terbuang sia-sia, sebuah sentilan halus namun penuh makna tentang pentingnya menghargai makanan.
Momen ini bisa saja berakhir dengan surat itu dibuang bersama sisa makanan lainnya, namun yang terjadi selanjutnya adalah hal yang membuat video ini istimewa.
Seorang petugas lain yang merekam kejadian tersebut kemudian mengambil alih perhatian.
Sambil memegang sisa ikan lele goreng yang tidak dimakan oleh siswa tersebut, ia memberikan respons yang tak terduga.
Dengan senyum lebar dan nada bercanda, ia seolah menjawab langsung kepada sang penulis surat.
Tag
Berita Terkait
-
Keracunan MBG Masih Terjadi, JPPI Catat Ribuan Orang Jadi Korban dalam Sepekan
-
Profil Walkot Dedy Yon: Pewaris Tahta Dedy Jaya Group, 2 Kali Cerai, Nikah Lagi Disaksikan Jokowi
-
Apa Pekerjaan Tarman? Disebut Kabur usai Geger Mahar Rp3 Miliar, Kini Ngaku Lagi Bulan Madu
-
Mengenang Kejayaan Grand Mall Bekasi, Dulu Primadona Kini Sepi Bak Rumah Hantu
-
Modal Rp 20 Ribu, Pria Ini Bikin Geger Pasar Malam Usai Sabet Dua Sepeda Listrik Sekaligus
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan