-
Badai kembali menolak tawaran reuni fantastis bersama band Kerispatih.
-
Keputusannya untuk tidak berpartisipasi dalam reuni bukan karena masalah uang.
-
Sikap penolakan ini sudah konsisten dipertahankan Badai sejak tahun 2020.
Suara.com - Musisi Doadibadai Hollo atau yang akrab disapa Badai, kembali menegaskan sikapnya untuk tidak berpartisipasi dalam panggung reuni bersama Kerispatih.
Keputusan ini tetap dipegangnya teguh, meskipun tawaran dengan iming-iming bayaran yang fantastis kembali datang menghampirinya.
Lelaki kelahiran 14 Januari 1978 ini mengungkapkan adanya tawaran reuni tersebut melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, Rabu, 15 Oktober 2025.
"Beberapa minggu lalu, saya kembali menolak untuk tawaran panggung reunian. Yang selalu masih menghampiri saya dengan tawaran-tawaran fantastis," tulis Badai dalam keterangan fotonya.
Dalam unggahan tersebut, ia secara lugas menyatakan penolakannya terhadap ajakan untuk kembali bermusik bersama band yang pernah membesarkan namanya itu.
Sikap konsisten ini telah dipertahankan Badai sejak beberapa tahun silam, tepatnya pada tahun 2020.
Ia pun menambahkan bahwa keputusannya ini bukanlah didasari oleh pertimbangan finansial.
"Namun, sikap saya sejak 2020 bukan bicara tentang uang," lanjutnya.
Musisi yang kini berusia 47 tahun itu kemudian menyampaikan permohonan maafnya dengan penuh hormat kepada para pihak yang mengajukan tawaran dan mungkin juga kepada para penggemar yang merindukan kehadirannya.
Baca Juga: Kisruh Royalti Makin Meluas, Badai Nilai LMKN Tak Perlu Dilibatkan Lagi
"Dengan segala hormat, maafkan ya teman-teman. I love you, guys," tutupnya.
Pernyataan tersebut diperkuat dengan unggahan kedua berupa tulisan yang berbunyi, "Terima kasih masih ingin menghadirkan saya di panggung reunian. Namun sikap saya sejak 2020 tetap sama, tidak! Dengan segala hormat, maafkan ya."
Berita Terkait
-
Badai Eks Kerispatih Daftarkan Gugatan Hak Moral, Siapa Tergugatnya?
-
Tak Gentar Lawan WAMI, Ari Lasso Gandeng Badai eks Kerispatih Bedah Royalti: Ini Hitung-hitungnya
-
Carut-marut Royalti, Badai: Musik Indonesia Belum Merdeka di Rumah Sendiri
-
Rayakan HUT RI ke-80, Badai eks Kerispatih Manggung di Depan Tetangga
-
Agnez Mo Bebas Denda Rp 1,5 Miliar, Badai: Belasungkawa untuk Hak Ekonomi Komposer
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Lula Lahfah Mimpi Bertemu Laura Anna sebelum Meninggal, Firasat?
-
Curhatan Lama Lula Lahfah Viral Lagi, Sering Keluhkan Penyakit sejak 2020 hingga Takut Meninggal
-
Judulnya Provokatif, Makna Lagu Debut Bhella Cristy Ternyata tentang Pengkhianatan Cinta yang Dalam
-
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Perjalanan Musik Lewat Konser Spektakuler Dua Delapan
-
Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati
-
Antusias Penonton Warnai Meet & Greet Film "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?"
-
Produksi Tak Main-Main Film Kuyank, Risiko Kehilangan Miliaran Rupiah saat Syuting di Pedalaman
-
Apa Itu Whip Pink Gas yang Viral di Tengah Kabar Kematian Lula Lahfah?
-
Run Hide Fight: Gadis SMA Lawan Penembak Sekolah, Malam Ini di Trans TV
-
Tepis Isu Overdosis, Keluarga dan Polisi Beberkan Penyebab Kematian Lula Lahfah