- Nusakambangan adalah penjara berkeamanan super ketat bagi narapidana berisiko tinggi.
- Menurut mitos, pulau ini merupakan ibu kota makhluk halus se-Jawa.
- Bunga Wijaya Kusuma yang sakral konon tumbuh di pulau ini.
Suara.com - Nama pesinetron Ammar Zoni kembali menjadi sorotan publik setelah resmi dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Super Maximum Security di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Pemindahan ini dilakukan karena Ammar Zoni dianggap sebagai narapidana berisiko tinggi (high risk) setelah terlibat dalam peredaran narkoba dari dalam tahanan.
Nusakambangan sejak lama dikenal sebagai "Alcatraz-nya Indonesia," sebuah pulau penjara dengan keamanan super ketat yang menjadi saksi bisu eksekusi mati narapidana kelas kakap, seperti pelaku Bom Bali Amrozi hingga gembong narkoba "Bali Nine".
Namun di balik citranya yang angker sebagai penjara, Nusakambangan menyimpan sisi lain yang tak kalah menyeramkan, yakni sebuah pusat pemerintahan makhluk halus se-tanah Jawa menurut cerita pewayangan.
Bukan Sekadar Penjara, Tapi 'Ibu Kota' Makhluk Halus
Jauh sebelum menjadi penjara di era kolonial Belanda, Nusakambangan sudah memiliki reputasi mistis yang kental.
Menurut pakar budaya dari Lembaga Olah Kajian Nusantara (LOKANTARA), Dr. Purwadi, M.Hum dalam cerita tutur pedalangan, pulau ini dikenal dengan berbagai nama seperti Nusa Kambana, Nusa Barambang, hingga Watu Masigid.
Dalam dunia wayang purwa, Kahyangan Nusa Kambana digambarkan sebagai tempat yang sangat wingit dan seram.
Penguasa gaib pulau ini adalah Bethari Durga yang bergelar Sang Hyang Pramoni. Ia diyakini bersemayam di sebuah istana megah bernama Watu Masigid yang seluruhnya terbuat dari emas.
Baca Juga: Momen Sherly Tjoanda Dicueki Warga Saat Ajak Salaman, Sikap Tegasnya Tuai Pujian
Beberapa literatur kesusasteraan menamakannya Bethari Durga Umayi. Sementara itu, Keraton Surakarta Hadiningrat memberinya sebutan Sang Hyang Bathari Kalayuwati.
Menurut Purwadi, pada masa itu Nusa Barambang berfungsi sebagai ibu kota bagi seluruh makhluk halus yang tersebar di tanah Jawa.
Para penguasa alam lelembut dari berbagai daerah wajib tunduk dan melapor kepada Sang Hyang Pramoni Durga.
Beberapa di antara mereka yang tunduk adalah Jin Balabatu dari Blambangan, Banyuwangi, Buta Locaya sebagai penguasa Kediri, Sidagori dari Pacitan, Klenthing Mungil yang mendiami Magetan, Jin Abur-abur dari Madiun, Kala Jangga dari Malang dan Pilang Putih dari Cepu, Blora.
Purwadi menjelaskan semua pemuka makhluk halus tiap tahun sowan ke Nusa Kambangan untuk caos glondhong pengareng-areng, peni peni raja peni, guru bakal guru dadi sebagai ritual upeti tahunan para lelembut kepada sang ratu.
Bahkan untuk menghormati Bethari Durga (Kalayuwati), Keraton Surakarta biasa menyelenggarakan upacara tahunan Maesa Lawung di Alas Krendha Wahana, di mana kepala kerbau dipersembahkan sebagai sesaji.
Berita Terkait
-
Efek Ammar Zoni: DPR Siap-siap Bentuk Panja Khusus Bongkar Borok Lapas
-
Deddy Corbuzier Heran Mata Ammar Zoni Ditutup Saat Dibawa ke Nusakambangan
-
Resmi Tinggal di Nusakambangan, Ammar Zoni Kehilangan Hak Bertemu Keluarga
-
Apa Itu One Man One Cell? Sel Dingin yang Jadi Rumah Baru Ammar Zoni di Nusakambangan
-
Geger Kasus Ammar Zoni, DPR Panggil Ditjen PAS Bahas Peredaran Narkoba di Lapas
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
8 Film Luar Negeri yang Tayang di Bioskop Indonesia Juni 2026, Ada Apa Saja?
-
Sinopsis Film Backrooms, Teror Labirin Misterius yang Siap Menghantui Bioskop Indonesia
-
Hampir Dua Tahun, Misteri Penyebab Ruben Onsu dan Sarwendah Cerai Kembali Diungkit Pengacara
-
Pihak Sarwendah Jawab Ruben Onsu: Anak-Anak Tetap Sehat Meski Enam Bulan Tanpa Nafkah dari Ayah
-
Melaney Ricardo Klarifikasi Usai Dituding Tak Bayar Korban Penipuan yang Diundang ke Podcastnya
-
Perang Unggahan Ruben Onsu dan Keluarga Sarwendah Makin Memanas di Threads
-
Temui Jamaah yang Gagal Berangkat, Bos Hanania Travel Tawarkan Refund Bertahap Selama 2 Tahun
-
Denny Sumargo Berandai Jadi Seskab, Kolom Komentarnya Langsung Meledak
-
Rayakan 57 Tahun Karier Margie Segers, Slank Suguhkan Kolaborasi Bersejarah di Java Jazz 2026
-
Ruben Onsu Tanggapi Soal Keluhan Nafkah Anak dari Sarwendah: Kalau Tidak Sanggup, Serahkan ke Saya