-
Komisi XIII DPR RI mengadakan rapat dengar pendapat tertutup dengan Dirjen Pemasyarakatan Mashudi di Kompleks Parlemen, Jakarta.
-
Rapat membahas pengawasan terhadap peredaran narkotika, senjata, dan alat komunikasi di dalam lapas dan rutan.
-
Agenda ini digelar usai mencuat kasus mantan artis Ammar Zoni yang terlibat peredaran narkoba di Rutan Salemba bersama lima tersangka lainnya.
Suara.com - Komisi XIII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Mashudi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/10/2025). Rapat ini sendiri digelar secara tertutup.
Rapat tersebut digelar mulai pukul 14.00 WIB. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi XIII, Willy Aditya.
Berdasarkan agenda yang diperoleh Suara.com, rapat digelar dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja Direkrorat Pemasyarakatan Kementerian Imipas terhadap larangan peredaran dan jual beli Narkotika, Peredaran Senjata, serta Alat Komunikasi Handphone di LP dan Rutan.
Di awal pembukaan rapat, Willy menanyakan kepada anggota Komisi XIII terkait pelaksanaan rapat ini akan digelar secara tertutup atau terbuka. Para anggota meminta rapat digelar secara tertutup.
"Baik, ibu bapak semua. Saya mau tanya ke ibu bapak semua. Ini rapat digelar tertutup atau terbuka? Tertutup ya," kata Willy sambil mengetuk palu sidang untuk memutuskan rapat digelar secara tertutup.
Adapun rapat digelar juga usai ramai kasus peredaran narkoba di dalam Rutan salah satunya kasus yang melibatkan mantan artis Ammar Zoni.
Sebelumnya, mantan artis Ammar Zoni kembali terjerat kasus narkotika. Kali ini, Ammar Zoni terlibat peredaran narkoba di Rutan Salemba tempat dirinya menjalani masa tahanan.
Plt Kasi Intel Kejari Jakarta Pusat Agung Irawan mengatakan pihaknya mendapati ada enam tersangka terlibat melakukan peredaran narkoba di Rutan Salemba. Enam tersangka itu adalah Ammar Zoni, A, AP, AM Alias KA, ACM, dan MR.
Para tersangka mendapat narkoba jenis sabu dan tembakau sintetis dari Ammar Zoni. Ternyata, Ammar Zoni mendapat barang haram itu dari seseorang yang berada di luar Rutan Kelas I Jakarta Pusat Salemba.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH