-
Ashanty menyayangkan sikap Ayu yang tidak kooperatif usai ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan.
-
Ia mengaku tidak puas atas status tersangka Ayu, namun menilai tindakan Ayu sebagai bentuk pengkhianatan.
-
Ashanty menegaskan pintu maaf akan terbuka jika Ayu datang dengan itikad baik, bukan malah melawan.
Suara.com - Ashanty memberikan respons menohok usai mantan karyawannya, Ayu, ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Status tersangka tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan penggelapan yang dilayangkan oleh istri Anang Hermansyah itu beberapa waktu lalu.
Ashanty mengonfirmasi bahwa dirinya sudah mengetahui kabar penetapan tersangka tersebut dari tim kuasa hukumnya.
Ia pun menyayangkan sikap Ayu yang tidak kooperatif dengan tidak memenuhi panggilan pertama dari penyidik.
"Kan beliau nggak hadir. Jadi, mungkin ada panggilan kedua ya. Kalau panggilan kedua nggak hadir juga ya, berarti kan nggak kooperatif," ujar Ashanty di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Saat ditanya perihal perasaannya, perempuan berusia 40 tahun itu mengaku tidak merasakan kepuasan apa pun.
Menurut Ashanty, mengharapkan orang lain dipenjara atau menderita tidak pernah ada dalam prinsip hidupnya.
"Puas nggak puas itu tidak pernah terjadi dalam rumus hidup aku. Aku pengin orang harus dipenjara gitu, aku pengin orang harus tersiksa, itu nnggak pernah ada di dalam rumus hidup aku," jelasnya.
Ibu sambung Aurel Hermansyah ini justru mengungkit kembali masa-masa awal Ayu bekerja dengannya delapan tahun silam.
Baca Juga: Jadi Tersangka Penggelapan Rp 2 Miliar, Mantan Karyawan Ashanty Siap Diperiksa
Ashanty mengenang bagaimana kondisi Ayu saat pertama kali datang, hingga kehidupannya berubah drastis setelah bekerja dengannya.
"Akhirnya 8 tahun dia kerja, dia udah bikin rumah tingkat, udah punya pakai AC, udah semua," beber sang artis.
Ia merasa, dengan segala perubahan hidup yang telah dicapai, seharusnya Ayu memiliki rasa malu atas perbuatannya.
Ashanty menyayangkan jalan konfrontasi yang dipilih Ayu, alih-alih datang baik-baik untuk meminta maaf.
"Harusnya kan ada malu. Ada, gimana sih, kamu kerja sama orang tersebut, kamu bergantung hidup sama orang tersebut, lalu pada saat udah ketahuan kamu melakukan hal-hal yang tidak benar gitu ya, tiba-tiba kamu melawan dengan cara apapun," keluhnya.
Padahal menurut Ashanty, jika saja Ayu datang dengan niat baik untuk menyelesaikan masalah, pintu maaf tentu akan terbuka.
"Kalau kamu ketuk-ketuk baik ke rumah orang, 'Saya minta maaf, saya bertobat, gimana cara saya supaya kita bisa membayar, menyicil atau apa.' Siapa orang yang nggak bakalan akan memaafkan?," katanya.
Ashanty pun kembali mempertanyakan cara-cara yang digunakan Ayu saat ini, yang ia sebut sebagai tindakan zalim.
"Saya makanya nggak tahu, ini anak memang dipengaruhi atau justru beliau yang mempengaruhi, saya nggak ngerti. Intinya cara yang digunakan sekarang ini ya, zalim gitu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ashanty Tolak Cabut Laporan, Siap Ambil Langkah Hukum Serius Lawan Eks Karyawan yang Gelapkan Uang
-
Dituding Rampas Aset Karyawan, Ashanty: Cuma Cek Akun Perusahaan
-
Ashanty Tak Gentar Digugat Rp100 Miliar oleh Eks Karyawan: Cuma Strategi Tutupi Kesalahan
-
Status Tersangka Tak Bikin Ciut, Ayu Bakal Gugat Ashanty Rp100 Miliar
-
Eks Karyawan Absen Pemeriksaan Polisi, Ashanty Dilawan Balik, Siapkan Gugatan Hukum
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan