-
Sandra Dewi melawan negara lewat jalur hukum, menuntut pengembalian aset pribadinya yang ikut disita dalam kasus Harvey Moeis.
-
Ia menegaskan 88 tas mewah dan deposito Rp 33 miliar adalah hasil kerja kerasnya sendiri, bukan pemberian suami.
-
Perjanjian pisah harta pra-nikah jadi senjata utama Sandra untuk membuktikan kemandirian finansialnya di hadapan hakim.
Suara.com - Artis Sandra Dewi tidak tinggal diam setelah sejumlah aset pribadinya turut terseret dalam pusaran kasus korupsi yang menjerat suaminya, Harvey Moeis.
Ia melancarkan perlawanan hukum, dengan mengajukan keberatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Keberatan itu terkait penyitaan sejumlah harta dan aset miliknya dalam kasus yang menjerat Harvey.
Berbekal argumen kuat bahwa kekayaan yang ia miliki berasal dari jerih payahnya sendiri jauh sebelum perkara hukum suaminya bergulir.
Di hadapan majelis hakim, ia membeberkan bukti-bukti, termasuk dokumen perjanjian pisah harta pra-nikah.
Aset yang menjadi objek sengketa ini nilainya sangat fantastis, mencakup 88 tas dari berbagai merek mewah, logam mulia, hingga sebuah rekening deposito senilai Rp 33 miliar.
Namun, Sandra Dewi dengan tegas mengklaim bahwa semua itu adalah miliknya secara pribadi, terpisah dari kekayaan Harvey Moeis.
Di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Sandra menegaskan bahwa koleksi tas tersebut bukanlah hasil pemberian Harvey Moeis.
Ia menjelaskan bahwa tas-tas itu merupakan bagian dari imbalan kerja sama endorsement dengan sebuah toko online pada tahun 2019, saat ia tengah mengandung anak keduanya.
Baca Juga: 5 Fakta Sandra Dewi Lawan Negara, Perjuangkan Deposito Rp33 Miliar dan Tas Branded!
"Itu semua endorsement. Bukan pembelian terdakwa. Dikasih (tas), bukan beli," tegasnya dalam persidangan beberapa waktu yang lalu.
Argumentasi serupa juga ia terapkan pada aset finansialnya, termasuk dua rekening pribadi yang telah diblokir dan deposito senilai Rp33 miliar di Bank Mega.
Fakta menarik diungkapkan oleh Harvey Moeis sendiri, yang mengaku tidak mengetahui keberadaan rekening-rekening tersebut.
Menurutnya, dana itu adalah hasil kerja keras Sandra Dewi sejak pertama kali merintis karier di Jakarta.
Harvey menegaskan bahwa deposito miliaran rupiah itu murni berasal dari pendapatan istrinya sebagai seorang figur publik.
Landasan utama dari seluruh pembelaan Sandra Dewi adalah sebuah dokumen hukum krusial berupa perjanjian pisah harta.
Berita Terkait
-
5 Fakta Sandra Dewi Lawan Negara, Perjuangkan Deposito Rp33 Miliar dan Tas Branded!
-
Gugat Jaksa Kasus Harvey Moeis, Sandra Dewi Ngotot Aset-aset Ini Dikembalikan, Apa Saja?
-
Sandra Dewi Keberatan Harta Disita Kejagung, Hasil Keringat Sendiri atau Uang Panas Korupsi Timah?
-
Apa Saja Aset Sandra Dewi yang Mau Direbut Kembali? Ini Daftar Hartanya
-
Apa Pekerjaan Sandra Dewi Sekarang? Istri Harvey Moeis Minta Hartanya Dikembalikan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal